3 Kisah Mitos dan Legenda Danau Toba

sampai saat ini sedang jadi tempat tamasya.

Tetapi nyatanya, terdapat banyak cerita rahasia serta dongeng yang menyelimutinya.

Dikutip dari Wartakota, salah satunya merupakan seekor ikan abang raksasa seberat 14 kg yang dibekuk di Tao Silalahi pada 17 Juni 2018.

Bagi narasi seseorang cenayang bernama Rismon Raja Mangatur Sirait, pemancing tidak mengindahkan kekangan serta anjuran supaya ikan abang itu dilepaskan kembali.

Ikan itu malah dimasak serta dikonsumsi.

Tidak hanya keyakinan ini, nyatanya terdapat legenda- legenda lain di dekat Situ Toba yang pantas kita hormati.

Selanjutnya barisan babad di Situ Toba.

1. Asal ide Situ Toba

Cerita ini pastinya telah dikenal banyak orang.

Betul, cerita mengenai seseorang nelayan bernama Toba yang memperistri seseorang perempuan menawan yang ialah titisan ikan abang.

Dikutip dari sibatak. com, keduanya hidup bersama serta mempunyai seseorang anak bernama Samosir.

Tetapi sesuatu hari, sebab buah hatinya telanjur menghantarkan santapan, Toba marah serta mengatakan si anak bagaikan anak ikan.

Kesimpulannya, terjadilah angin besar serta air bengawan meluap.

Si bunda kembali jadi ikan serta ngarai itu jadi Situ Toba dengan Pulau Samosir di tengah- tengahnya.

2. Babad Batu Gantung serta Parapat

Di Situ Toba, terdapat suatu batu besar yang mencuat di tebing tepi situ.

Batu itu diucap bagaikan Batu Gantung.

Dikutip dari Tribun Ajang, terdapat babad di balik batu ini.

Babad berkata kalau batu ini merupakan badan seseorang wanita yang bernama Seruni.

Seruni ambles di tebing batu dikala akan bunuh diri di Situ Toba sebab cintanya tidak direstui orang tuanya.

Dikala ambles di batu itu, Seruni menyorakkan Parapat, Parapat Batu supaya bilik batu terus menjadi menghimpit dirinya.

Dikala orang tuanya datang, Seruni telah terhimpit batu serta di atas lubang di mana Seruni masuk, timbul batu besar yang menyamai badan seseorang wanita.

3. Banyaknya peristiwa misterius di dekat danau

Terdapat banyak angin lalu hal pengawal di Situ Toba.

Mulai dari suara ratapan di malam hari, penampakan dragon sampai ikan abang raksasa pengawal situ.

Tetapi seluruhnya kembali pada kita bagaikan orang.

Senantiasa meluhurkan serta berlagak santun di manapun kita terletak, tercantum di Situ Toba yang sudah berumur 77 ribu tahun ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *