Saran Berbatov agar Marcus Rashford Semakin Tokcer

Saran Berbatov agar Marcus Rashford Semakin Tokcer – Sebuah nasehat diberikan Dimitar Berbatov pada Marcus Rashford. Eks striker Manchester United itu menilai bahwa juniornya itu tetap mesti melakukan perbaikan Taruhan Bola pengambilan keputusannya.

Saran Berbatov agar Marcus Rashford Semakin Tokcer

Didikan akademi Manchester United itu udah tiga tahun malang melintang di skuat senior United. Ia jadi bertransformasi menjadi penyerang utama Setan Merah di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

Dalam satu bulan terakhir, performa Rashford sedang melonjak drastis. Sang striker menyebabkan banyak gol secara rutin tidak cuma untuk Manchester United tapi juga untuk Timnas Inggris.

Berbatov mengaku gembira memandang performa Rashford belakangan ini. “Sangat menggembirakan memandang Marcus Rashford memperlihatkan performa kelas top dan mencetak banyak gol,” ujar Berbatov kepada Betfair.

Berbatov menilai bahwa Rashford sementara ini tetap terlalu muda. Ia sangat percaya juniornya itu sanggup berkembang menjadi striker yang lebih mematikan di jaman depan.

“Saya meminta Marcus sanggup melanjutkan performanya itu untuk sementara yang panjang. Saat ini ia tetap berusia 22 tahun tapi ia layaknya udah bermain sepanjang 100 tahun.”

“Dia tetap terlalu muda dan ia tetap punya sementara yang terlalu panjang di dalam karirnya untuk mencetak lebih banyak gol di jaman depan.”

Didekati Arsenal, Mauricio Pochettino Katakan Tidak

Didekati Arsenal, Mauricio Pochettino Katakan Tidak – Upaya Arsenal untuk merekrut Mauricio Pochettino sebagai manajer baru mereka nampaknya akan berakhir bersama kegagalan. Taruhan Bola Pelatih asal Argentina itu di informasikan enggan menerima pekerjaan dari tim berjuluk The Gunners tersebut.

Didekati Arsenal, Mauricio Pochettino Katakan Tidak

Sejak tiga hari yang lalu, Arsenal sedang melaksanakan perburuan manajer baru. Mereka baru saja memecat Unai Emery paska Meriam London gagal mencapai kemenangan di tujuh laga terakhir.

Sejumlah nama kala ini sedang ramai dibahas menjadi kandidat manajer anyar Arsenal. Salah satunya adalah Mauricio Pochettino yang beberapa Minggu lalu dipecat Tottenham.

Daily Star mengklaim bahwa Pochettino telah didekati oleh Arsenal. Namun sang manajer enggan menerima pekerjaan tersebut.

Laporan selanjutnya mengklaim bahwa Pochettino akan menolak tawaran dari Arsenal demi menghormati mantan timnya, Tottenham.

Seperti yang telah diketahui, Tottenham dan Arsenal punya rivalitas yang memadai panjang di dalam peristiwa sepakbola Inggris. Rivalitas dua tim asal London Utara itu disebut sebagai tidak benar satu dari rivalitas terpanas di Inggris.

Pochettino enggan ‘mengkhianati’ mantan timnya meski ia dipecat bersama langkah yang tidak cukup menyenangkan. Untuk itu ia memilih untuk tidak menerima tawaran Arsenal.

Pertahanan Chelsea Dituding Tidak Jelas, Begini Dalih Frank Lampard

Pertahanan Chelsea Dituding Tidak Jelas, Begini Dalih Frank Lampard – Fikayo Tomori atau Kurt Zouma? Emerson atau Azpilicueta? Frank Lampard dituding belum mendapatkan gabungan pertahanan terbaik Chelsea. Dia konsisten bereksperimen, Pasang Bola belum ada yang amat meyakinkan.

Pertahanan Chelsea Dituding Tidak Jelas, Begini Dalih Frank Lampard

Teranyar, pertahanan Chelsea jadi sorotan pada laga imbang 2-2 kontra Valencia di Mestalla. Valencia berulang kali membongkar pertahanan The Blues, meski melenyapkan banyak peluang.

Susunan pemain pilihan Lampard pada laga ini lumayan mengejutkan, khususnya di barisan bek. Dia ulang turunkan Reece James dan Andreas Christensen, waktu Cesar Azpilicueta dan Kurt Zouma turun di posisi tidak sama berasal dari laga terakhir mereka.

Ini bukan pertama kalinya pertahanan Chelsea bermasalah, Lampard pun sebagian kali mencoba gabungan berbeda. Biar begitu, legenda Chelsea ini membantah tudingan ketidakjelasan itu. Lampard mengaku tak kuatir mengenai kapabilitas pertahanan The Blues.

“Tidak, sebetulnya tidak [khawatir]. Saya sebetulnya tidak menyukai 20 menit terakhir kontra Valencia, tapi itu sanggup terjadi. Jika Anda mencoba bermain bersama cara spesifik layaknya yang kami perbuat, akan ada pertandingan yang menguji Anda,” ujar Lampard di Chelseafc.com.

“Saya udah memandang banyak tim besar di Liga Champions yang kebobolan sebagian gol musim ini, bukan cuma kami.”

Barcelona Bingung, Apa yang Sebenarnya Mengganggu Ousmane Dembele

Barcelona Bingung, Apa yang Sebenarnya Mengganggu Ousmane Dembele – Kamis (28/11/2019), Barcelona vs Borussia Dortmund (3-1) di Liga Champions, Ousmane Dembele berduel dengan Guerreiro memperebutkan bola di udara. Guerreiro mendarat tanpa masalah, Pasang Bola tetapi tidak dengan Dembele.

Barcelona Bingung, Apa yang Sebenarnya Mengganggu Ousmane Dembele

Penyerang Prancis ini terkapar di lapangan, sepertinya ada masalah di kaki kirinya. Dembele segera melepaskan sepatu, pasrah, tidak jelas apa yang terjadi. Dia baru pulih, belum banyak bermain, dan kudu cedera lagi.

Dembele meninggalkan lapangan dengan tertunduk, air mata tak bisa dia bendung lagi. Dua setengah musim membela Barca, sudah sembilan kali dia cedera. Umumnya cedera lumayan panjang, Dembele melepaskan banyak pertandingan.

Awalnya, Dembele diakui bersalah dan tidak berhati-hati merawat fisiknya. Namun, nampak inspirasi lain yang tak kalah liar: mungkinkah Barcelona yang gagal memperlakukan pemainnya dengan baik?

Mengutip Sport, Dembele jelas hancur dan putus asa usai cedera terakhir ini. Lionel Messi bahkan berkunjung ke dia yang tengah terkapar, sang kapten mengusahakan mendukung.

Beberapa th. lalu, Dembele tiba di Barcelona tanpa masalah cedera betul-betul selama membela Dortmund. Saat itu, dia belum terlampau jelas apa yang diperlukan untuk menjadi pesepak bola profesional di level top.

Datang ke Camp Nou, Dembele sempat membuat masalah indispliner, tetapi dia segera jelas perlunya mengubah type hidup. Dembele melakukannya, dia coba hidup profesional yang teratur.

Sifat Dembele berubah drastis, tak kembali egois, mengutamakan klub. Dembele bahkan mengembangkan dietnya dan berlatih dengan menu tertentu untuk menghindari cedera kambuhan.

Prediksi Strasbourg vs Olympique Lyonnais 30 November 2019

Prediksi Strasbourg vs Olympique Lyonnais 30 November 2019 – Pada hari Sabtu, 30 November 2019 pukul 23:30 waktu indonesia barat akan di adakan laga pertandingan Ligue 1 Prancis pada Strasbourg vs Olympique Lyonnais. Agen Sbobet Pertandingan ini nantinya akan di jalankan di Stadion de la Meinau.

Prediksi Strasbourg vs Olympique Lyonnais 30 November 2019

Strasbourg mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah terhadap pertandingan kali ini. Di pertemuan terakhirnya terhadap tanggal 24 November 2019, Strasbourg berhasil mengalahkan Amiens dengan skor akhir 0 – 4. Dari catatan 5 pertandingan terakhir, Strasbourg bermain dengan lumayan bagus dengan catatan 3 kali menang dan 2 kali kalah.

Untuk pertandingan kali ini harusnya Strasbourg sudah buat persiapan strategi tim yang handal sehingga bisa membawa pulang kemenangan, serta bisa mengamankan 3 poin di dalam pertandingan kali ini sehingga bisa capai posisi yang aman dan terhindar dari deglarasi.

Olympique Lyonnais yang akan bertanding ke markas Strasbourg tidak akan gentar di dalam pertandingan kali ini. Di pertandingan di awalnya terhadap tanggal 23 November 2019, tim ini berhasil mengalahkan Nice dengan skor akhir 2 – 1, Jika di menyaksikan dari 5 pertandingan paling akhir Olympique Lyonnais benar-benar bagus dengan catatan 5 kali menang.

Hasil ini pastinya akan menyebabkan Olympique Lyonnais lebih stimulus lagi untuk menghadapi Strasbourg. Untuk pertandingan kali ini harusnya Olympique Lyonnais juga sudah buat persiapan strategi yang bagus untuk memenangkan pertandingan sehingga bisa merebut 3 poin dari markas Strasbourg.

Berikut ini adalah pertemuan paling akhir pada ke-2 klub serta 5 laga pertandingan paling akhir ke-2 klub yang bisa kita sajikan :
Head To Head Strasbourg vs Olympique Lyonnais :

09/03/19 LI1 Strasbourg 2 – 2 Olympique Lyonnais
09/01/19 CDL Olympique Lyonnais 1 – 2 Strasbourg
25/08/18 LI1 Olympique Lyonnais 2 – 0 Strasbourg
13/05/18 LI1 Strasbourg 3 – 2 Olympique Lyonnais
06/08/17 LI1 Olympique Lyonnais 4 – 0 Strasbourg
5 Pertandingan Terakhir Strasbourg :

21/10/19 LI1 Olympique Marseille 2 – 0 Strasbourg
27/10/19 LI1 Strasbourg 1 – 0 Nice
03/11/19 LI1 Angers 1 – 0 Strasbourg
10/11/19 LI1 Strasbourg 4 – 1 Nimes
24/11/19 LI1 Amiens 0 – 4 Strasbourg
5 Pertandingan Terakhir Olympique Lyonnais :

27/10/19 LI1 Olympique Lyonnais 2 – 0 Metz
03/11/19 LI1 Toulouse 2 – 3 Olympique Lyonnais
06/11/19 LIC Olympique Lyonnais 3 – 1 Benfica
11/11/19 LI1 Olympique Marseille 2 – 1 Olympique Lyonnais
23/11/19 LI1 Olympique Lyonnais 2 – 1 Nice
Prediksi Susunan Pemain Strasbourg vs Olympique Lyonnais :

Strasbourg : Sels – Mitrovic – Carole – Lala – Martinez – Goncalves – Lienard – Zohi – Fofana – Nuno Da Costa – Mothiba.

Olympique Lyonnais: Lopes – Marcal – Marcelo – Denayer – Mendy – Aouar – Ndombele – Tete – Depay – Dembele – Cornet

Prediksi Skor Strasbourg vs Olympique Lyonnais : 0 : 3
Handicap : 0 : 0
Over/Under : 2 setengah

Prediksi Norwich City vs Arsenal 1 Desember 2019

Prediksi Norwich City vs Arsenal 1 Desember 2019 – Pada hari Minggu, 1 Desember 2019 pukul 21:00 sementara indonesia barat dapat di adakan laga pertandingan Liga Inggris (Premier League) pada Norwich City vs Arsenal. Agen Sbobet Pertandingan ini nantinya dapat di lakukan di Stadion Carrow Road.

Prediksi Norwich City vs Arsenal 1 Desember 2019

Norwich City mendapat peluang untuk menjadi tuan rumah terhadap pertandingan kali ini. Di pertemuan terakhirnya terhadap tanggal 23 November 2019, Norwich City sukses mengalahkan Everton dengan skor akhir 0 – 2. Dari catatan 5 pertandingan terakhir, Norwich City bermain dengan benar-benar jelek dengan catatan 1 kali menang, 3 kali kalah dan 1 kali bermain imbang.

Untuk pertandingan kali ini seharusnya Norwich City udah mempersiapkan trick tim yang handal sehingga mampu membawa pulang kemenangan, serta mampu mengamankan 3 poin di dalam pertandingan kali ini sehingga mampu menggapai posisi yang aman dan terhindar berasal dari deglarasi.

Arsenal yang dapat bertanding ke markas Norwich City tidak dapat gentar di dalam pertandingan kali ini. Di pertandingan sebelumnya terhadap tanggal 23 November 2019, tim ini bermain imbang dengan Southampton dengan skor akhir 2 – 2, Jika di memandang berasal dari 5 pertandingan terakhir Arsenal benar-benar jelek dengan catatan 1 kali kalah dan 4 kali bermain imbang.

Hasil ini pastinya dapat mengakibatkan Arsenal lebih stimulan kembali untuk menghadapi Norwich City. Untuk pertandingan kali ini seharusnya Arsenal termasuk udah mempersiapkan trick yang bagus untuk memenangkan pertandingan sehingga mampu merebut 3 poin berasal dari markas Norwich City.

Berikut ini adalah pertemuan terakhir pada kedua klub serta 5 laga pertandingan terakhir kedua klub yang mampu kita sajikan :
Head to Head Norwich City vs Arsenal :

25/10/17 LEC Arsenal 2 – 1 Norwich City
30/04/16 LIP Arsenal 1 – 0 Norwich City
29/11/15 LIP Norwich City 1 – 1 Arsenal
11/05/14 LIP Norwich City 0 – 2 Arsenal
19/10/13 LIP Arsenal 4 – 1 Norwich City
5 Pertandingan Terakhir Norwich City :

19/10/19 LIP Bournemouth 0 – 0 Norwich City
27/10/19 LIP Norwich City 1 – 3 Manchester United
02/11/19 LIP Brighton & Hove Albion 2 – 0 Norwich City
09/11/19 LIP Norwich City 0 – 2 Watford
23/11/19 LIP Everton 0 – 2 Norwich City
5 Pertandingan Terakhir Arsenal :

31/10/19 LEC Livrpool 5 – 5 Arsenal
02/11/19 PRL Arsenal 1 – 1 Wolverhampton
06/11/19 UEL Vitoria Guimaraes 1 – 1 Arsenal
10/11/19 PRL Leicester City 2 – 0 Arsenal
23/11/19 LIP Arsenal 2 – 2 Southampton
Prediksi Susunan Pemain Norwich City vs Arsenal :

Norwich City : Michael McGovern, Max Aarons, Ibrahim Amadou, Ben Godfrey, Jamal Lewis, Moritz Leitner, Kenny McLean, Emiliano Buendia, Marco Stiepermann, Todd Cantwell, Teemu Pukki.

Arsenal : Cech, S. Mustafi, S. Kolasinac, C. Chambers, Bellerin, G. Xhaka, Mohamed Elneny, A. Iwobi, P. Aubameyang, D. Welbeck, R. Nelson.

Prediksi Skor Norwich City vs Arsenal : 0 : 2
Handicap : 0 : 1/2
Over/Under : 3 1/4

Depay dan Para Pemain yang Seharusnya Tidak Didepak MU Setelah Era Ferguson

Depay dan Para Pemain yang Seharusnya Tidak Didepak MU Setelah Era Ferguson – Manchester United mengalami periode yang suram sepeninggal Sir Alex Ferguson yang pensiun pada 2013. Empat manajer pengganti Taruhan Bola Ferguson gagal sebabkan Setan Merah kembali berjaya.

Depay dan Para Pemain yang Seharusnya Tidak Didepak MU Setelah Era Ferguson

Setelah Ferguson pensiun, Manchester United bergantian dipimpin oleh David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, dan sekarang ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Keempat manajer itu tak satu pun bisa mempersembahkan gelar Premier League. Bahkan, MU terhitung sebagian kali gagal lolos ke Liga Champions.

Tak jikalau pada musim ini. Performa Setan Merah di bawah kendali Solskjaer jeblok. MU tetap tercecer di peringkat kesembilan klasemen kala Premier League.

Solskjaer dinilai tak bisa memanajemen tim dengan baik. Keputusannya memainkan pemain muda tak bisa dibilang berhasil.

Ia justru dihujani kritikan atas keputusan yang sudah dibuat. Keputusan Solskjaer menjajakan Romelu Lukaku ke Inter Milan terhitung dinilai keliru.

Imbasnya, lini depan Setan Merah kurang tajam musim ini. Marcus Rashford yang didapuk menambal celah yang ditinggal Romelu Lukaku tak bergitu moncer musim ini.

Namun performa Rashford berikut bisa dimaklumi. Rashford bukan penyerang murni melainkan pemain sayap. Musim ini, ia dipaksa bekerja ekstra keras di bawah Solskjaer.

Solskjaer sering dibanding-bandingkan dengan Sir Alex Ferguson oleh suporter MU. Ferguson disebut sebagai manajer paling cerdas memanajemen klub dan pemain. Ferguson dinilai bisa membaca potensi pemain dengan baik.

Meski demikian, MU terhitung sempat sukses merekrut pemain hebat dan potensial sepeninggal Ferguson. Sayang, sebagian pemain potensial itu tambah dijual ke klub lain.

Jika Anda penasaran dengan pemain yang dijual pada masa sehabis Ferguson tapi sebetulnya tetap punyai potensi bagus untuk klub

Manchester United Bersedia Jual Paul Pogba, Harganya Rp2,3 Triliun

Manchester United Bersedia Jual Paul Pogba, Harganya Rp2,3 Triliun – Manchester United dikabarkan bersedia menjajakan Paul Pogba terhadap bursa transfer Januari 2020 mendatang. Hanya saja, Setan Merah bakal menghendaki Taruhan Bola tebusan Rp2,3 triliun kepada klub yang hendak membelinya.

Manchester United Bersedia Jual Paul Pogba, Harganya Rp2,3 Triliun

Masa depan Paul Pogba di Manchester United kini diselimuti mendung yang tebal. Tidak ada kejelasan apakah pemain berusia 26 tahun tersebut masih mempunyai komitmen bertahan di Old Trafford atau tidak.

Paul Pogba sempat mengutarakan kemauan rubah dari United terhadap Juli 2019 lalu. Hanya saja, saat itu klub tidak bersedia melepasnya. Paul Pogba pun senantiasa meniti seluruh aktivitas formal klub.

Paul Pogba terhitung masih terdaftar sebagai bagian dari skuat United saat musim 2019/2020. Setan Merah bersikeras untuk tidak melewatkan Paul Pogba biarpun disebut ada banyak klub yang tertarik untuk memakai jasanya.

Paul Pogba telah memadai lama tidak muncul di skuad Manchester United. Pemain berusia 26 tahun disebut mengalami cedera kaki. Paul Pogba sempat diketahui berada di Dubai untuk meniti sistem pengobatan cedera.

Namun, sejumlah tempat Inggris menulis tajuk bahwa Paul Pogba telah tidak ingin bermain di United lagi. Paul Pogba mendesak klub untuk langsung melepasnya di bursa transfer Januari 2020 mendatang.

Media asal Spanyol, Cadena Cope, memberitakan bahwa Manchester United kini terdesak dan bersedia melewatkan Paul Pogba. United bakal melewatkan Paul Pogba di bursa transfer Januari 2020 dan meminimalisir turunnya harga sang pemain musim depan.

Manchester United bakal melewatkan Paul Pogba dengan harga 130 juta pounds atau lebih kurang Rp2,3 triliun. Harga tersebut diprediksi bakal turun terkecuali United melewatkan Paul Pogba terhadap musim depan dikarenakan kontraknya berakhir terhadap Juni 2021.

Sebelum Leicester, Tim-Tim Ini juga Pernah Juara Liga Setelah Promosi

Sebelum Leicester, Tim-Tim Ini juga Pernah Juara Liga Setelah Promosi – Leicester City sanggup membawa dampak kejutan besar di Premier League musim 2015-2016. The Foxes di luar dugaan muncul sebagai juara bersama Pasang Bola dengan keunggulan 10 poin berasal dari peringkat kedua.

Sebelum Leicester, Tim-Tim Ini juga Pernah Juara Liga Setelah Promosi

Saat itu, Leicester City diasuh oleh Claudio Ranieri berhasil meruntuhkan dominasi big six. Tak tersedia pundit yang memprediksi The Fox sanggup menjuarai Premier League.

Musim tersebut terhitung melambungkan nama Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan N’Golo Kante. Vardy tampil menonjol bersama dengan torehan 24 gol di Premier League.

Vardy pun menjadi pemain yang masih bertahan di Leicester City sehabis menjadi juara. Kante ubah ke Chelsea musim berikutnya dan Mahrez ke Manchester City pada 2018.

Namun, jauh sebelum akan kegemilangan Leicester City pada musim 2015-2016, tersedia lebih dari satu klub yang menjadi juara liga bersama dengan status tim promosi. Berikut ini delapan klub yang menjadi juara liga sehabis baru saja promosi

Otto Rehhagel berhasil menorehkan kisah manis sementara melatih Kaiserslautern pada musim 1998. Ia berhasil mempunyai klub promosi itu menjuarai Bundesliga musim tersebut.

Kaiserslautern terhitung berhasil mengalahkan Bayern Munchen sebanyak dua kali. Mereka terhitung mencetak statistik mentereng bersama dengan 19 menang, 11 imbang, dan 4 kali menelan kekalahan.

Juventus Menang, Dybala Dipuja-puji, Ronaldo Diolok-olok

Juventus Menang, Dybala Dipuja-puji, Ronaldo Diolok-olok – Juventus berhasil capai kemenangan tidak tebal 1-0 saat menjamu Atletico Madrid di Allianz Stadium, Pasang Bola Rabu (27/11/2019) dini hari. Gol tunggal kemenangan Bianconeri dicetak oleh Paulo Dybala.

Juventus Menang, Dybala Dipuja-puji, Ronaldo Diolok-olok

Pemain asal Argentina itu mencetak gol tendangan bebas spektakuler berasal dari sudut sempit pada menit 45+1′. Sepakan Paulo Dybala tak mampu dihalau satu di pada kiper terbaik selagi ini, Jan Oblak.

Penampilan apik Dybala di dalam sebagian pertandingan paling akhir pastinya menyebabkan penggemar bertanya-tanya, apakah hal tersebut memperlihatkan karier Cristiano Ronaldo langsung berakhir.

Paulo Dybala tetap mencetak gol di dalam tiga pertandingan terakhir. Sementara, Ronaldo kali paling akhir menyumbang gol untuk Bianconeri pada akhir Oktober, itu pun melalui penalti.

Pada pertandingan melawan Atletico Madrid, Dybala dan Ronaldo bermain sejak menit awal. Dengan skema 4-1-2-1-2, pelatih Juventus, Maurizio Sarri, memasang Dybala dan Ronaldo sebagai ujung tombak.

Namun, hanya Paulo Dybala yang berhasil jadi pembeda melalui tendangan bebasnya berasal dari sudut sempit. Kondisi tersebut justru menyebabkan Cristiano Ronaldo jadi bahan guyonan penggemar selepas pertandingan. Berikut 10 di antaranya.