Direksi AC Milan Inginkan Pep Guardiola

Direksi AC Milan Inginkan Pep Guardiola – Direksi AC Milan dikabarkan dapat coba mengajak Pep Guardiola untuk bergabung bersama dengan klub tersebut. AC Milan percaya jika Guardiola adalah orang yang tepat untuk mengembalikan kejayaan klub.

AC Milan baru laksanakan pergantian pelatih. Taruhan Bola Marco Giampaolo dipecat dan digantikan oleh Stefano Pioli.

Direksi AC Milan Inginkan Pep Guardiola

Walaupun begitu, AC Milan disebut telah menyusun rancangan untuk musim mendatang. Direksi AC Milan sangat percaya jika cuma Guardiola yang dapat melakukan perbaikan pencapaian mereka.

Karena itu direksi Rossoneri menghendaki dapat menggoda Guardiola untuk menerima tawaran mereka. Tetapi, Guardiola tetap mempunyai kontrak bersama dengan Manchester City hingga Juni 2021.

Hal itu menyebabkan AC Milan perlu mempersiapkan dana jika nyata-nyata dambakan mengamankan jasa Guardiola. Sebelumnya, Guardiola dikaitkan bersama dengan Juventus terhadap musim panas 2019.

Guardiola tidak dapat asing bersama dengan Italia dikarenakan pernah berkarier bersama dengan Brescia dan AS Roma. Hal itu jadi keuntungan tersendiri untuk AC Milan.

Mario Mandzukic Sudah Tidak Ikut Latihan Rutin Juventus

Mario Mandzukic Sudah Tidak Ikut Latihan Rutin Juventus – Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, membuktikan kecuali Mario Mandzukic sudah tidak berlatih rutin dengan skuat utama. Bahkan, Sarri mempersilakan Mandzukic untuk hengkang dari Juventus.

Mario Mandzukic pernah jadi striker andalan Juventus. Taruhan Bola Kontribusi besar yang ia memberikan membuat pelatih Bianconeri dulu, Massimiliano Allegri, enggan mencoret namanya dari daftar starting XI didalam tiap-tiap pertandingan.

Mario Mandzukic Sudah Tidak Ikut Latihan Rutin Juventus

Catatan golnya pun terbilang cukup apik, walaupun tidak cemerlang layaknya Cristiano Ronaldo maupun Gonzalo Higuain. Mandzukic sudah membukukan 44 gol dari 162 pertandingan yang ia lakoni di semua kompetisi.

Situasinya langsung berubah 100 persen begitu Maurizio Sarri datang. Mandzukic tidak pernah ulang keluar di lapangan sebab jenis bermainnya yang diklaim tidak cocok dengan permainan Sarri.

Rumor soal kepindahannya dari Juventus tetap jadi percakapan belakangan ini. Setelah batal ganti ke Qatar, Mandzukic saat ini sering dikaitkan dengan klub raksasa Premier League, Manchester United.

Maurizio Sarri sendiri mengakses pintu lebar-lebar untuk finalis Piala Dunia 2018 tersebut. Toh, statusnya sementara ini sudah dibekukan dari klub. Bahkan kata Sarri, Mandzukic sudah tak terlibat didalam sesi latihan rutin Juventus.

Scholes Sudah Ramalkan Keterpurukan MU Sejak Mata dan Fellaini Datang

Scholes Sudah Ramalkan Keterpurukan MU Sejak Mata dan Fellaini Datang – Keterpurukan Manchester United waktu ini tidak memicu keliru satu legendanya, Paul Scholes, terkejut. Pasalnya, ia telah meramalkan perihal ini semenjak Juan Mata dan Marouane Fellaini datang.

Penurunan performa the Red Devils di mulai pada tahun 2013 lalu, Pasang Bola tepat waktu Sir Alex Ferguson memastikan pensiun berasal dari dunia kepelatihan. Tim raksasa Inggris itu lantas memicu kesalahan bersama dengan memboyong mantan nahkoda Everton, David Moyes.

Scholes Sudah Ramalkan Keterpurukan MU Sejak Mata dan Fellaini Datang

Moyes cuma bertahan sepanjang satu musim. Ia dipecat karena dianggap bertanggung jawab atas serangkaian hasil yang dirasakan klub didalam lebih dari satu pertandingan sebelumnya. Sejak waktu itu, Manchester United selamanya susah mempunyai pulang trofi ke Old Trafford.

Setelahnya, tongkat estafet kepelatihan berubah ke Louis Van Gaal, Jose Mourinho, hingga sekarang dipegang oleh Ole Gunnar Solskjaer. Namun belum ada satupun berasal dari mereka yang bisa mempunyai MU ulang berjaya di pentas-pentas bergengsi.

Sektor kepelatihan dianggap punyai andil besar didalam keterpurukan Manchester United sekarang ini. Tapi tidak sedikit yang menyoroti sosok di balik layar klub terutama didalam urusan perekrutan pemain.

Di era kepelatihan Moyes, Manchester United mendatangkan Fellaini berasal dari Everton. Juan Mata lantas menyusul enam bulan berikutnya. Untuk menghadirkan keduanya, the Red Devils menghamburkan uang hingga 58 juta pounds.

Kebijakan transfer ini lantas dikritisi oleh Scholes. Meski telah lama terjadi, Scholes yakin bahwa gejala keterpurukan mantan klubnya itu bisa nampak berasal dari kehadiran keduanya di Old Trafford.

“Saya pikir alarmnya berbunyi begitu David [Moyes] mengambil alih alih dan dia membeli Juan Mata dan Fellaini bersama dengan biaya kira-kira 70 juta pounds, yang sesungguhnya adalah pemain bagus namun saya tak yakin mereka merupakan pemain Manchester United,” Ujarnya kepada Radio 5 Live.

Mengenal Robert Skov, Si Kidal dari Hoffenheim yang Buas di Depan Gawang

Mengenal Robert Skov, Si Kidal dari Hoffenheim yang Buas di Depan Gawang – Hoffenheim serupa sekali tidak menyingkirkan sementara mereka untuk bereaksi terhadap hilangnya Joelinton terhadap transfer musim panas selanjutnya dengan memboyong Robert Skov.

Memecahkan rekor Superligaen Denmark untuk gol terbanyak di dalam satu musim -30 gol di dalam 34 pertandingan- performa Skov jauh meningkat di atas musim lalu. Pasang Bola Winger kanan kelahiran Marbella, Spanyol 20 Mei 1996 berikut melakukan debut profesionalnya sementara berusia 17 th. dengan Silkeborg sebelum saat berhimpun dengan Copenhagen terhadap Januari 2018.

Mengenal Robert Skov, Si Kidal dari Hoffenheim yang Buas di Depan Gawang

Ia mendapatkan kaps senior pertamanya untuk Denmark di kualifikasi UEFA Euro 2020 terhadap Juni 2019 lalu. Pengguna kaki kiri dengan tinggi 185 cm ini pada mulanya mewakili negaranya di level U-18, U-19 dan U-21, serta terhadap Olimpiade Musim Panas 2016.

Catatan lainnya adalah Skov berhasil menorehkan 36 gol dan 20 assist di dalam 101 penampilan Superligaen untuk Silkeborg dan Copenhagen.

Skov dikenal dan dijuluki oleh pengamat sepak bola dengan sebutan “Bale-nya Denmark.” Persamaan pemain bernomor punggung 29 berikut dengan pemain Real Madrid itu amat mencolok, dan bukan
hanya gara-gara kaki kiri Skov yang berbisa; ia miliki kecepatan dan keterampilan menggiring bola yang mumpuni, belum ulang dengan penglihatan tajam terhadap titik di mana tidak tersedia penjaga gawang yang mampu membaca dan mengantisipasi tembakannya.

Selain itu, walau kaki kirinya adalah senjata pamungkasnya di dalam urusan mencetak gol, kaki kanannya terhitung cukup efisien seraya menciptakan kesempatan dan terhitung di dalam pengontrolan bola. Dia adalah penyerang sayap yang cekatan dan dikenal mahir di dalam mengelabui bek lawan dengan menggiring bola melewati mereka. Dia terhitung mampu mencetak banyak gol dan menciptakan banyak assist.

Tidak hanya itu, sihir bola mati Skov terhitung tidak tersedia duanya. Dari 30 golnya terhadap musim lalu, delapan di antaranya berasal berasal dari tendangan bebas langsung, sementara empat lainnya dilepas berasal dari luar tempat penalti.

Alexander Rosen, selaku direktur olahraga Hoffenheim menyebut Skov sebagai pemain berteknik luar biasa yang miliki kaki kiri paling berbahaya di Bundesliga sementara ini. Kapanpun ia berada di tempat penalti
di lawan, dia adalah ancaman dan momok menakutkan bagi pertahanan lawan.

Real Madrid Sudah Tidak Berminat dengan Paul Pogba

Real Madrid Sudah Tidak Berminat dengan Paul Pogba – Paul Pogba adalah bidikan utama Real Madrid di bursa transfer musim panas 2019 lalu. Namun, sebuah laporan dari tempat Spanyol menyebut Los Blancos kini sudah tidak lagi menaruh minat kepada pemain 26 tahun tersebut.

Paul Pogba sudah membuktikan mengidamkan rubah dari Manchester United pada bursa transfer Taruhan Bola musim panas 2019 yang lalu. Paul Pogba secara terbuka sudah bicara mengidamkan rubah ke dari Old Trafford.

Real Madrid Sudah Tidak Berminat dengan Paul Pogba

Setelah tiga musim bermain lagi untuk United, Paul Pogba merasa perlu tantangan baru. Pemain yang mempunyai Prancis juara Piala Dunia 2018 itu disebut tertarik untuk membela klub yang mempunyai kans untuk meraih gelar juara.

Paul Pogba, oleh sebagian tempat di Inggris, disebut tidak cukup senang bersama komposisi pemain dan ambisi United untuk meraih juara. Akan tetapi, United tidak bersedia untuk membiarkan Paul Pogba.

Manchester United sebetulnya tidak mengidamkan membiarkan Paul Pogba di bursa transfer musim panas 2019 lalu. Setan Merah tetap perlu jasa eks pemain Juventus. Ole Gunnar Solskjaer merayu langsung Paul Pogba agar bersedia bertahan di Old Trafford.

Zinedine Zidane adalah alasan utama Real Madrid punya niat belanja Paul Pogba. Sebab, pelatih asal Prancis berikut terlampau mengagumi Paul Pogba dan mengidamkan dia berada di klub yang sedang dilatih. Real Madrid coba untuk mewujudkan permohonan Zidane itu.

Namun, karena sebagian alasan, Real Madrid dan Paul Pogba belum berjodoh di awal musim 2019/2020 ini. Tidak ada transfer yang terjadi antara ke dua belah pihak. Salah satu alasannya adalah harga mahal yang diminta oleh United.

United dikabarkan cuma bersedia menjual Paul Pogba kecuali mendapat tawaran senilai 180 juta euro. Real Madrid menilai harga berikut terlampau mahal.

Liga Champions atau La Liga? Ini Pilihan Lionel Messi

Liga Champions atau La Liga? Ini Pilihan Lionel Messi – Lionel Messi meyakinkan bahwa La Liga senantiasa jadi kompetisi paling penting untuk Barcelona, bahkan lebih penting daripada Liga Champions dan Copa del Rey. Dia tau menjuarai La Liga jauh lebih susah daripada dua kompetisi lainnya itu.

Sepanjang kariernya di Barca, megabintang 32 tahun ini udah 10 kali mengangkat trofi La Liga, Taruhan Bola 4 trofi Liga Champions, dan 6 Copa del Rey. Koleksi impresif itu tetap dilengkapi dengan beraneka penghargaan individu yang diraih Messi.

Liga Champions atau La Liga? Ini Pilihan Lionel Messi

Teranyar, La Pulga sukses mempunyai pulang sepatu emas Eropa 2019. Dia terbukti sebagai pencetak gol terbanyak (36) di pada rival-rival lainnya di level klub. Messi merupakan pemain peraih sepatu emas eropa terbanyak (6) yang pernah ada.

Beberapa musim terakhir, kerinduan Barca akan trofi Liga Champions jadi besar. Mereka tersingkir dengan cara mengenaskan didalam dua musim terakhir, padahal trofi itu terlalu ditunggu fans.

Terbukti, musim selanjutnya trofi La Liga Barca menjadi hambar sebab mereka gagal secara menyakitkan di Liga Champions. Entah mengapa, kegagalan di Liga Champions itu menutupi torehan positif di kompetisi domestik.

“Liga Champions merupakan kompetisi privat bagi kita dan kita menginginkan menjuarainya tiap tiap tahun,” tutur Messi dikutip berasal dari Goal internasional.

“Meski begitu, kita mengetahui La Liga senantiasa yang paling penting, sebab kompetisi inilah yang akan menuntun Anda tampil kompetitif di Liga Champions dan Piala Spanyol [Copa del Rey].”

Lawan Sheffield United, Arsenal Mungkin Hanya Bisa Main Imbang

Lawan Sheffield United, Arsenal Mungkin Hanya Bisa Main Imbang – Arsenal diprediksi bakal menekuni pertandingan berat saat menyambangi Sheffield United terhadap pekan ke-9 Premier League 2019/20, Selasa 22 Oktober pekan depan. Tim asuhan Pasang Bola Unai Emery itu harus mengimbuhkan permainan terbaik mereka kalau menghendaki menang.

Lawan Sheffield United, Arsenal Mungkin Hanya Bisa Main Imbang

Laga ini bakal menjadi laga pertama Arsenal sesudah jeda internasional. Artinya, mampu menjadi suasana para pemain belum terlalu maksimal.

Di atas kertas, Arsenal boleh menjadi lebih kuat berasal dari Sheffield. Namun, sejauh ini Sheffield terbukti sebagai salah satu kejutan di Premier League. Sebagai tim yang baru promosi, Sheffield udah bermain lumayan baik dan menggapai 9 poin berasal dari 8 pertandingan.

Sheffield boleh menjadi merupakan salah satu tim debutan musim ini, namun kekuatan mereka patut diwaspadai. Tim asuhan Chris Wilder ini menuai 2 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 3 kali kalah. Persis seperti Manchester United.

Sheffield belum dulu kalah bersama dengan selisih lebih berasal dari satu gol. Bahkan Liverpool cuma mampu menang 1-0 atas mereka. Bermain imbang 2-2 bersama dengan Chelsea dan cuma takluk 1-2 berasal dari Leicester.

“Sheffield United gagal mencetak gol didalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, namun mereka terbilang tidak beruntung saat gagal menggapai poin saat melawan Liverpool di laga kandang terakhir,” tutur mantan pemain Liverpool, Michael Owen, kepada BetVictor via Metro.

Tentang Senjata Rahasia Frank Lampard di Chelsea yang Bisa Membuat Pelatih Lain Iri

Tentang Senjata Rahasia Frank Lampard di Chelsea yang Bisa Membuat Pelatih Lain Iri – Frank Lampard dinilai sedikit untungkan bisa mendapati skuad Chelsea seperti yang sekarang. Meski belum maksimal, perlahan-lahan Chelsea menemukan performa paling baik mereka musim ini.

Lampard sesungguhnya menangani Chelsea dalam suasana tersulit. Pasang Bola Dia harus terima skuad apa ada dikarenakan embargo transfer. Juga harus mencari cara melindungi kapabilitas tim yang baru ditinggal Eden Hazard.

Tentang Senjata Rahasia Frank Lampard di Chelsea yang Bisa Membuat Pelatih Lain Iri

Pelatih mana pun dapat kesulitan menangani tim dalam suasana seperti itu, lebih-lebih untuk Lampard yang tetap terbilang pelatih muda. Namun, sejauh ini Chelsea tetap tampak baik-baik saja.

Sejauh ini, Lampard memercayakan Chelsea di tangan pemain-pemain muda. Perjudian ini terbayar lunas, pemain seperti Tammy Abraham dan Mason Mount bisa menjawab tantangan tersebut,.

Situasi Chelsea ini dijelaskan segamblang kemungkinan oleh koresponden mereka, Pat Nevin. Intinya, Chelsea bisa melaju memadai baik dikarenakan kerja keras tiap tiap pemain.

“Tammy Abraham bekerja keras sampai kakinya tidak bisa berlari ulang dan kadang kala harus ditarik keluar. Namun, itu adalah berarti positif bahwa dia menambahkan segalanya,” buka Nevin.

“Dalam pertandingan, tampaknya ada dua Mason Mount di lapangan nyaris di tiap tiap pekan. Sebab dia miliki kapabilitas berlari dan terlihat di mana pun.”Sebelum musim dimulai, Chelsea diprediksi dapat kesulitan dikarenakan sejumlah kasus berikut [embargo transfer dan kepergian Hazard]. Faktanya, sementara ini The Blues ada di peringkat ke-5 klasemen sementara bersama dengan 14 poin.

“Juga memandang sikap pemain yang masuk dari bangku cadangan. Tidak ada satu pun yang tampil di bawah kapabilitas mereka, entah 30 menit atau hanya 10 menit,”imbuh Nevin.

“Mengapa ini bisa terjadi? Apa dikarenakan kebanggaan profesional tiap tiap pemain? Karena pengaruh tiap tiap karakter tangguh yang bersikap positif di dalam tim? Apa dikarenakan stimulan yang menular dari kebangkitan pemain-pemain muda?”

“Semua itu tahu berpengaruh, tetapi yang paling mutlak adalah etos kerja tim yang hanya bisa diciptakan oleh manajemen terbaik,” tutupnya.

Bahagia, Arturo Vidal Belum Punya Rencana Tinggalkan Barcelona

Bahagia, Arturo Vidal Belum Punya Rencana Tinggalkan Barcelona – Arturo Vidal meyakinkan bahwa dirinya pas ini senang bermain di Barcelona. Karena itu, Vidal tetap belum terpikirkan untuk meninggalkan klub.

Vidal didatangkan Barcelona berasal dari Bayern Munchen terhadap Agustus 2018 lalu. Taruhan Bola Ia mencatatkan 59 kali tampilan di seluruh persaingan terhadap musim pertamanya di Camp Nou.

Bahagia, Arturo Vidal Belum Punya Rencana Tinggalkan Barcelona

Namun, Vidal sempat digosipkan dapat meninggalkan klub terhadap bursa transfer musim. Ia dikabarkan sudah melakukan percakapan dengan Inter Milan dan Juventus.

Selain itu, ada laporan yang menyebut Vidal mampu berakhir di China. Klub berasal dari Negeri Tirai Bambu selanjutnya tawarkan gaji yang besar kepada pemain asal Chile tersebut.

Vidal selanjutnya angkat suara perihal jaman depannya di Barcelona. Pemain berusia 32 th. meyakinkan bahwa dirinya tetap belum menginginkan meninggalkan klub.

“Saya bahagia. Saya datang ke sini untuk jadi sukses dan menolong tim menyelesaikan tujuan kami memenangkan trofi,” kata Vidal kepada Sport.

“Saya datang ke sini untuk jadi bagian mutlak berasal dari skuat layaknya yang saya punyai di setiap tim lainnya di dalam karir saya. Saya di sini bukan hanya untuk pindah klub setiap kali bursa transfer dibuka.”

Arturo Vidal Bicara Soal El Clasico Dua Pekan Lagi

Arturo Vidal Bicara Soal El Clasico Dua Pekan Lagi – Barcelona bakal hadapi Real Madrid pada akhir bulan ini. Gelandang Barca Arturo Vidal mengemukakan pandangannya soal pertandingan tersebut.

Blaugrana sementara ini berada di posisi ke dua klasemen La Liga. Taruhan Bola Mereka tertinggal dua poin berasal dari sang rival Madrid yang berada di puncak.

Arturo Vidal Bicara Soal El Clasico Dua Pekan Lagi

Namun, pertandingan pertandingan El Clasico jilid pertama mendatang mampu jadi kans bagi Barca untuk memangkas jaraknya. Barca bakal menjamu Madrid di Camp Nou pada tanggal 26 Oktober 2019.

Madrid sendiri berada di puncak klasemen setelah menyatukan 18 poin berasal dari 8 pertandingan. Mereka belum pernah tersentuh kekalahan di La Liga musim ini.

Namun, untuk mengalahkan Real Madrid pasti saja bukan perkara mudah. Menurut Vidal, Madrid merupakan tim yang benar-benar kuat.

Real Madrid senantiasa benar-benar kuat. Mereka miliki pemain-pemain bagus dan sudah belanja lebih dari satu pemain bagus juga,” kata Vidal kepada Sport.

“Mereka adalah saingan langsung kami. Untuk itu, mutlak terkecuali kita konsisten tingkatkan diri.”