Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, mendadak ramai diperbincangkan menyusul beredarnya kabar jika proklamator Indonesia ini tetap hidup.

Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno, mendadak ramai diperbincangkan menyusul beredarnya kabar jika proklamator Indonesia ini tetap hidup.

Padahal, Ir. Soekarno diketahui meninggal dunia terhadap tanggal 21 Juni 1970 terhadap usia 69 tahun dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

Akan tetapi, unggahan account Instagram @makassar_iinfo, menyebabkan heboh penduduk sebab mengungkapkan kesaksian orang-orang yang mengaku berjumpa bersama dengan Soekarno.

Kesaksian pertama datang dari pria bernama Mualif warga desa Sei Mata Mata, Kecamatan Simpang Hilir, Kalimantan Barat.

“Ketemunya di sini. Waktu itu, enggak tengah malam juga, tapi ya malam-malam lah,” ujar Mualif dilansir Suara.com, Selasa (13/10/2020).

Mualif mengaku tidak menyangka bahwa sosok yang sepanjang ini diimpikannya datang menyambangi kediamannya.

“Aku pun enggak nyangka kan. Apa yang aku minta terkabul. Datang ya cuma silaturahmi,” lanjut Mualif.

Kesaksian ke dua datang dari seorang pria di video selanjutnya unggahan @makassar_iinfo.

Pria berikut apalagi bersama dengan tegas mengaku jelas keberadaan Bung Karno sementara ini.

“Sebenarnya Soekarno itu tetap hidup, tapi dirahasiakan. Kalau aku itu sebenarnya tau dia di mana tempatnya. Kalau sebenarnya orang itu mengidamkan menguak, mengidamkan jelas ataupun mengidamkan jelas Soekarno itu, boleh nanti jumpai saya, aku antar ke keluarga dia,” ujar pria tersebut.

Larangan Tabuh Gong di Situ Cangkuang yang Jadi Misteri

Larangan Tabuh Gong di Situ Cangkuang yang Jadi Misteri

Di balik keindahannya, Situ Cangkuang Garut ternyata tersedia misteri yang tersimpan di dalamnya. Ada lebih dari satu misteri yang dipercayai penduduk setempat. Salah satunya larangan menabuh gong.
Kisah mitos itu didasari kepercayaan penduduk setempat pada cerita Arif Muhammad, seorang penyebar agama Islam yang tersohor di kalangan penduduk setempat.

Ada sebuah cerita yang beredar di penduduk mengenai kisah Arif Muhammad yang makamnya berada sama juga di sebelah Candi Cangkuang itu.

Dikisahkan pada zaman dahulu, anak laki-laki berasal dari Arif Muhammad akan dikhitan. Sebelum dikhitan, anak diarak keliling kampung pakai jampana atau rumah-rumahan kecil oleh penduduk setempat dan para pengikut Arif sembari diiringi musik gamelan.

“Namun waktu diarak datang malapetaka bersifat angin topan besar dan membuat anak Arif Muhammad selanjutnya jatuh dan meninggal seketika,” ucap Zaki Munawar, pengelola Candi Cangkuang.

Sejak waktu itu, penduduk di Kampung Pulo, kampung yang berada di dalam kawasan Situ Cangkuang yang dihuni penduduk kebiasaan dilarang untuk menabuh gong.

Larangan selanjutnya dimaksudkan supaya tidak terjadi malapetaka seperti yang menimpa anak Arif Muhammad tersebut. Gong yang tidak boleh ditabuh adalah gong berukuran besar yang terbuat berasal dari perunggu.

“Sejak waktu itu tidak tersedia lagi yang berani menabuh gong,” katanya.

Selain larangan menabuh gong, tersedia sejumlah larangan lain yang sampai kini masih dipercayai oleh penduduk Situ Cangkuang.

Seperti tidak boleh berziarah pada hari Rabu dan tidak boleh meningkatkan bangunan di Kampung Pulo yang jumlahnya tersedia 6. Selain itu, penduduk termasuk selamanya mesti membuat tempat tinggal dengan atap memanjang.

Selain itu, penduduk setempat termasuk tidak tersedia yang berani memelihara hewan berkaki empat tidak cuman kucing.

“Alasannya gara-gara Arif Muhammad tidak senang memelihara hewan yang memakan dedaunan. Jadi tidak tersedia yang memelihara hewan berkaki empat di sini, jika kucing,” ucap Zaki.

Sejarawan Garut Warjita, angkat berbicara mengenai tersebut. Warjita membenarkan adanya bervariasi cerita mitos yang salah satunya adalah larangan menabuh gong tersebut.

“Betul cerita itu sesungguhnya ada. Sampai sekarang cerita dan mitos-mitos selanjutnya masih dijunjung tinggi oleh penduduk kebiasaan Kampung Pulo,” kata Warjita.

Warjita menjelaskan, kendati dipercaya masyarakat, sampai waktu ini kebenaran mengenai cerita itu belum dapat dibuktikan kebenarannya. Bahkan, jika dilihat berasal dari sudut sejarah, makam Arif Muhammad yang konon dikisahkan sebagai penyebar agama Islam itu masih misterius.

“Kalau sebagai cerita ya boleh saja. Tapi, jika berasal dari segi sejarah, sampai sekarang belum tersedia penelitian yang mengutarakan hal tersebut,” tutup Warjita.

Terlepas berasal dari semua hal tersebut, Situ Cangkuang adalah sebuah daerah wisata yang menjadi salah satu yang banyak dikunjungi wisatawan.

Terdapat candi yang dikelilingi danau berukuran lebih kurang 10 hektare. Selain Candi, yang menjadi energi tarik adalah rakit atau perahu kayu yang didorong manual pakai tongkat.

Wisatawan yang datang kebanyakan menyewa jasa rakit untuk mengitari wilayah candi.

Selain mantap untuk dijadikan daerah bersantai sambil rekreasi, daerah ini termasuk cocok dijadikan sebagai wahana wisata religi. Di Situ Cangkuang wisatawan dapat studi toleransi.

Hal itu dilihat berasal dari adanya makam Arif Muhammad yang merupakan penyebar agama Islam serta Candi Cangkuang yang merupakan bangunan buatan Hindu. Posisi makam Arif dan candi pas berdampingan di sana.

Misteri Aroma Daging Terbakar di Area Pertokoan Klender

Misteri Aroma Daging Terbakar di Area Pertokoan Klender

– Area pertokoan Klender dulu terimbas kerusuhan terhadap momen 1998. Bekas kerusuhan ini sesudah itu menjadi pemicu desas-desus cerita hantu area pertokoan Klender. Konon, ada warga yang mencium bau daging terbakar di sekitar kawasan itu.
Salah satu titik kerusuhan ini ada di Plaza Yogya Klender. Dikutip berasal dari web site jakarta.go.id, terhadap awalnya Plaza Yogya Klender dikenal sebagai pusat perbelanjaan yang lengkap bersama kehadiran toko serba ada, bioskop, diskotik, restoran, area bermain anak yang lumayan dikenal di kalangan warga Klender dan sekitarnya.
Toko serba ada Yogya yang ada di dalam plaza tersebut, merupakan salah satu berasal dari Toserba Yogya milik Yogya Group. Sebuah kelompok perusahaan ritel di Indonesia bersama format supermarket dan departement store yang beroperasi di wilayah Jawa Barat, Jakarta dan Jawa Tengah.

Dari temuan seorang peneliti, Ester Indahyani Yusuf dan kawan-kawannya, dijelaskan bahwa kejadian terhadap tanggal 14 Mei 1998 di Plaza Yogya Klender itu di mulai terhadap pagi hari.

Pada pukul 09.00 WIB, Yogya Plaza sempat buka namun sesudah itu ada instruksi untuk menutup plaza dan seluruh karyawan disuruh turun terlihat gedung. Kemudian pukul 10.40 WIB, makin lama banyak massa berkumpul di sekitar Yogya, diantaranya massa termasuk terlihat kumpulan anak-anak sekolah yang dipulangkan lebih cepat.

Bertepatan bersama jam terlihat sekolah tersebut, beberapa besar berasal dari anak-anak itu termasuk berkumpul di pusat pertokoan Yogya Klender yang pada mulanya sebetulnya telah banyak massa berkumpul. Sekitar pukul 12.00 WIB, berjalan perkelahian pelajar di sekitar Jl. I Gusti Ngurah Rai, mereka saling melempar batu. Sekitar 30 orang pelajar masuk pemukiman namun diusir warga, gara-gara warga kuatir dirugikan mereka. Entah bagaimana, kerusuhan pun berjalan dan meluas. Toko dibakar massa dan korban-korban yang terjebak di dalam toko ikut terbakar.

Perusakan, penjarahan dan pembakaran bangunan ini mengundang banyaknya jumlah korban jiwa yang meninggal berasal dari mereka yang tinggal di sekitar wilayah ini, diantaranya berasal berasal dari kelurahan Jatinegara Kaum. Kejadian ini termasuk menyisakan duka mendalam terhadap banyak keluarga korban dan seluruh bangsa Indonesia sampai saat ini. Dalam Peta Ingatan Tragedi Mei yang dibuat oleh Komnas Perempuan, Plaza Yogya Klender menjadi salah satu titik yang mewakili momen Mei 1998.

Aroma Daging Terbakar Hingga Angkot Hantu

Semenjak itu, area pertokoan Klender kerap diliputi cerita-cerita mistik. Dikutip berasal dari buku ‘666 Misteri Paling Heboh: Indonesia & Dunia’, dulu ada warga yang mengaku mencium aroma daging terbakar saat melintasi area pertokoan itu.

Ada pula warga yang mengaku dulu melihat dua sosok mahkluk yang terbakar dan penuh darah. Selain itu, ada pula warga yang bercerita soal pengalamannya naik angkot dan seluruh penumpangnya orang-orang berwajah gosong.

Cerita-cerita misteri di area perkotoan Klender itu sesudah itu diadaptasi Hitmaker Studio bersama Soraya Intercine Films menjadi sebuah film horor berjudul ‘Mall Klender’ terhadap tahun 2014. Pihak Soraya film saat itu yakin urban legend yang terlampau tersohor ini perlu diangkat menjadi film. Karena mereka yakin itu kisah nyata.

Cerita Hantu di Jalur Kecelakaan Maut Santiong Cimahi

Cerita Hantu di Jalur Kecelakaan Maut Santiong Cimahi

Suatu daerah udah barang pasti punya urban legend yang dipercaya oleh masyarakatnya secara turun temurun. Termasuk di Kota Cimahi yang sebenarnya beberapa kawasannya seakan menegaskan bahwa urban legend yang dikisahkan nyata adanya.
Selain ereveld di Jalan Kerkoff, Leuwigajah yang punya kisah mistis, Jalan Kolonel Masturi, yang termasuk oleh penduduk dikenal sebagai daerah Santiong termasuk menyelipkan satu kisah mistis tersendiri. Apalagi di satu titik, pas melalui jalur yang menghubungkan Cimahi dan Cisarua itu akan melalui dua daerah pemakaman di sisi kiri dan kanan.

Dari arah Cimahi, satu kilometer dari persimpangan Citeureup, kita akan melalui permakaman Santiong di sisi kiri dan TPU Muslim Cipageran di anggota kanan.

Layaknya pemakaman, selamanya ada cerita-cerita horor yang mengiringi keberadaannya. Apalagi, di ruas jalur yang konturnya menurun curam itu sempat berlangsung beberapa kejadian kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa.

Kecelakaan paling kronis berlangsung terhadap tahun 2016 silam. Sebuah bus pariwisata menabrak lima kendaraan sampai mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia.

Lalu apa hubungannya? Banyak warga percaya jikalau pas kita melintas kawasan tersebut, tidak boleh laksanakan hal-hal sembrono maupun berbicara seenaknya atau didalam bhs Sunda dikenal dengan ‘sompral’.

Komarudin, warga setempat, menyebut apabila sompral pas melalui Jalan Kolonel Masturi maka bukan tidak bisa saja pengendara akan lihat sosok penunggu yang menyerupai sesosok pria tanpa kepala. Belum ulang kabarnya ada kuntilanak yang bergelayut di atas pohon bambu yang sebenarnya layaknya memayungi sisi kiri dan kanan di dekat dua kuburan.

Suasana seram yang terpancar dari daerah tersebut, seakan diperkuat dengan minimnya penerangan jalur yang ada. Jika diamati dari atas maupun bawah, Jalan Kolonel Masturi terhadap jadi hari mirip lorong panjang gelap yang tak punya ujung.

Namun jikalau berbicara dari sisi lain, kawasan Jalan Kolonel Masturi yang masuk ke wilayah Kecamatan Cipageran punya nilai sejarah yang kental. Sebab di makam yang dianggap angker oleh masyarakat, justru merupakan daerah bersemayamnya jasad dua leluhur Cimahi zaman dulu.

Di TPU Cipageran misalnya, ada makam Mbah Wirasuta dan istrinya Eyang Fatimah Sariwangi yang ditaruh di bangunan spesifik di tengah daerah permakaman.

“Bagi penduduk Cimahi terlebih Cipageran, mereka dianggap sebagai leluhur gara-gara mengakses wilayah Cipageran jadi permukiman dan berperan menyebarkan Islam di wilayah ini,” kata praktisi sejarah dan ketua Komunitas Tjimahi Heritage, Machmud Mubarok.

Cipageran termasuk mampu jadi merupakan cikal akan lahirnya Cimahi sebagai anggota dari distrik Cilokotot terhadap jaman penjajahan Belanda dulu. Sebab dipercaya jikalau Kedatangan Mbah Wirasuta di daerah berikut lebih pernah ketimbang pembangunan Jalan Anyer Panarukan oleh Daendels terhadap 1811.

“Bisa jadi Cimahi ini sebenarnya berawal dari Cipageran. Tapi yang penduduk ingat dari Santiong ini justru cerita-cerita mistisnya. Padahal kita menyadari nilai sejarahnya terlampau kental,” terangnya.

Rahasia Gapura Bumi Jelas serta Abnormal di Laut Selatan, Persembahan buat Istri raja Kidul

Rahasia Gapura Bumi Jelas serta Abnormal di Laut Selatan, Persembahan buat Istri raja Kidul

Rahasia Gapura Bumi Jelas serta Abnormal di Laut Selatan, Persembahan buat Istri raja Kidul

Narasi hal Kanjeng Istri raja Kidul tidak dapat bebas dari tepi laut Parangkusumo yang lokasinya 30 km dari Yogyakarta.

Kabarnya, tepi laut itu dikira bertuah sebab diyakini bagaikan gapura mengarah Kerajaan Laut Selatan.

Siti Jumanah, pembimbing darmawisata serta aku dalem Istana Yogyakarta Hadiningrat, dalam rekreasi virtual dari HIS Travel berkata, tepi laut itu dikira bagaikan gapura yang mengaitkan bumi jelas serta bumi abnormal laut tepi laut Selatan.

Tepi laut Parangkusumo dahulu ialah tempat bersemedi Danang Sutawijaya nama lain Panembahan Senopati yang diucap berjumpa dengan Istri raja Kidul di situ.

Dalam Babad Tanah Jawi, diucap Danang bersemedi sebab mau jadi Raja Mataram, setelah itu Istri raja Kidul berikrar menolong meluluskan ambisinya serta menolong melindungi ketentraman orang Mataram sampai turun temurun.

Panembahan Senopati dibawa Kanjeng Istri raja Kidul ke kastel istana laut Selatan di dasar samudera, kemudian terjalinlah cinta serta itu ialah dini cerita perkawinan kebatinan antara Kanjeng Istri raja Kidul serta Danang Sutawijaya,” nyata Siti, Sabtu( 15 atau 8 atau 2020), dikutip Antara.
Taruhan Bola
Bagaikan imbalannya, Danang Sutawijaya teratur membagikan persembahan di Tepi laut Selatan yang sedang teratur dicoba melalui ritual seremoni labuhan. Ritual ini ialah permohonan melenyapkan watak kurang baik dengan melarung beberapa barang ke Laut Tepi laut Selatan.

” Ini konkretisasi filosofi melindungi keserasian, keserasian, serta penyeimbang antara orang serta alam,” nyata Siti.

Tepi laut Parangkusumo sedang dikira keramat sampai dikala ini, buktinya sedang banyak orang yang tiba buat berharap ataupun bersemedi di situ.

Bagi Aryono dari Historia. id, kerutinan ini berasal dari sikap warga yang menjiplak gerak- gerik atasan mereka.

” Warga amati apa yang dicoba raja pada Kanjeng Istri raja Kidul, mereka mengikutinya. Jika raja melaksanakan suatu ritual, warga pula mengikutinya.”

Hal perkawinan kebatinan antara Istri raja Kidul serta Panembahan Senopati, Aryo berkata Babad- kumpulan dokumen bahasa Jawa- tidak seluruhnya bermuatan asal usul cermat, tetapi dihiasi pula oleh bermacam dongeng yang tujuannya buat mengkultuskan raja.

Aryo mengatakan, ahli sastra Pramoedya Ananta Toer beranggapan cerita Istri raja Kidul cuma dongeng yang dilahirkan buat menutupi informasi kegagalan Baginda Agung yang kandas melanda Batavia, pula kandas memahami tepi laut utara Jawa.” Hingga, terbuat dongeng kalau ia sedang kokoh di pantai selatan,” tutur ia.

Rahasia Laut Selatan

Laut Selatan diselimuti banyak rahasia sebab ganasnya laut memunculkan bermacam musibah di situ. Tetapi, dongeng kalau kejadian di laut berkaitan dengan Istri raja Kidul nyatanya dapat dipaparkan dengan cara objektif.

Aryo mengatakan, bersumber pada sebagian amatan, banyak korban berguguran di situ sebab arusnya memanglah cepat.

” Jika membawa botol kosong, lemparkan ke salah satu ujung laut, bila botol terapung serta kembali ke tepi laut, arus lautnya minimun. Jika botol lalu terbawa ke tengah laut, posisi itu memiliki arus laut besar.”

Sedemikian itu pula mengenai kekangan mengenakan pakaian hijau di tepi laut selatan yang kabarnya diakibatkan corak itu sama dengan Istri raja Kidul.

Mengambil Pram, Aryo berkata, corak hijau sama dengan sebentuk VOC.” Kekangan itu terbuat supaya banyak orang melalaikan ketergantungan antara corak hijau dengan sebentuk VOC,” tuturnya.

Ia pula mangulas mengenai gambar Kanjeng Istri raja Kidul yang terbuat oleh ahli Basoeki Abdullah.

Basoeki, tutur Aryo, melukis Istri raja Kidul bersumber pada asumsi banyak orang jika wujud itu mempunyai bentuk wajah yang menawan. Ia memilah seseorang istri dokter bernama Nyonya Harahap bagaikan bentuk buat gambar Istri raja Kidul.

” Sehabis gambar jadi, tidak lama setelah itu Nyonya Harahap tewas sebab sakit kanker. Awal, Basoeki kira itu bertepatan,” tuturnya.

Ia mengambil novel memoar Basoeki Abdullah dari Agus Ikhlas hati, ahli menggambar itu membuat sebagian gambar Istri raja Kidul lain dengan bentuk yang berlainan.” Cocok gambar jadi, modelnya sakit ataupun tewas.”

Cerita Horor Clara Gopa Alami Gangguan Mistis

Pedangdut Clara Gopa hadapi peristiwa misterius di kondominium tempat tinggalnya. Salah satu kaca yang melekat di lemari kepunyaan personel Duo Semangka ini seketika jatuh serta rusak.

Bagi Clara Gopa, pecahnya kaca itu diiringi dengan tumbangnya suatu sisir yang tadinya ia letakkan di atas lemari. Tidak hanya itu, ada pula sebagian lembar rambut bercorak putih di bagian kaca itu.

“ Barusan terdapat peristiwa saya kembali syuting kaca rusak terdapat sisir terdapat rambut putih saya enggak luang unggah ke story sebab saya kaku serta langsung campakkan ke tempat kotor. Ini sisirnya, abnormal sangat kenapa dapat terdapat sisir logikanya sisir terdapat di lemari atas hingga asisten saya bilang berjanji enggak masuk kamar aku

Peristiwa itu tidaklah awal kalinya dirasakan oleh Clara Gopa. Sebagian kali, ia pula merasa diusik oleh peristiwa di luar akal.

“ Kemarin pula ini speaker saya, saya nyalain lagu seketika novel jatuh saja dari atas spiker tetapi saya engga sempat mikir aneh- aneh. Saya bilang ke asisten saya pula, janganlah dipikirin serta janganlah diomongin, takutnya gangguannya terus menjadi jadi,” lanjut Clara sambil membuktikan spiker yang terdapat di atas meja.

Tidak cuma kaca rusak serta novel yang terguling dari speaker, kendala yang lain yang tidak takluk membentangkan juga dirasakan Clara di dapurnya. Ia memandang suatu cangkir beranjak sendiri sebesar 2 kali.

“ Durasi itu saya ingin buat mie praktis gunakan cabe, di mari terdapat cangkir. Gelasnya ini aja seperti habis digunakan minum saja. Saya lagi sayat, seketika gelasnya aksi, saya amati serta lanjut lagi sayat cabe, gelasnya aksi lagi,” narasi Clara.

Tidak hanya bagian dapur, kamar mandi Clara luang terjalin kendala misterius yang lain. Di mana, Clara mengikuti suara kran terbuka namun tidak terdapat orang di kamar mandi itu.

“ Sempat pula terdapat peristiwa kemarin, Billy( asisten Clara) itu terdapat di depan. Ini di kamar mandi terdapat suara keran bercahaya. Saya duga itu Billy di dalam kamar mandi, saya perintah ia segera pergi kamar mandi. Tetapi nyatanya di kamar mandi enggak terdapat siapa- siapa. Billy pula telah terdapat di depan,” narasi Clara Gopa.

Kisah Misteri Dalam Sejarah Dijadikan Hiburan 2020

Kisah Misteri Dalam Sejarah Dijadikan Hiburan 2020

Mungkin kami telah nggak asing bersama quote yang satu ini. Ungkapan selanjutnya disampaikan oleh Soekarno lewat pidatonya pas memperingati Hari Pahlawan, 10 November 1961 silam. Tentu saja ini bakal senantiasa relevan sampai sekarang, lebih-lebih puluhan th. ke depan. Bagaimana kami menghormati jasa mereka yang telah berjuang di masa lalu, sampai kami mampu hidup layaknya ini sekarang. Para pahlawan ini bukan hanya mereka yang angkat senjata di medan perang. Mereka yang menjaga korban peperangan, yang memperjuangkan minoritas dan kaum miskin termasuk mampu disebut pahlawan.

Sebagian kami pasti asing bersama sosok bernama Tjong A Fie. Tapi jika kamu orang Sumatera Utara, maka telah pasti menyadari perihal histori keturunan Tinghoa ini. Tjong A Fie mampu disebut sebagai sosok histori yang terlalu berperan perlu dalam pembangunan kota Medan puluhan th. lalu. Bahkan ia mampu disebut sebagai pahlawan pas itu. Ia merupakan seorang saudagar kaya raya yang kondang bersama kedermawanannya dan kedekatannya bersama siapapun, tanpa peduli latar belakang etnis. Dengan kekayaannya itu, nggak dan juga merta membawa dampak Tjong A Fie sombong, justru ia menyumbang materi yang nggak sedikit bagi kamu miskin. Dan tetap banyak kenangan baik lainnya kala kami mengingat sosok ini.

Hingga lebih dari satu pas lalu, sebuah stasiun televisi swasta di tanah air menayangkan film yang berjudul “Misteri Rumah Tjong A Fie” dan ditekankan bahwa ini adalah kisah nyata. Inilah yang membawa dampak lebih dari satu penduduk kecewa. Bukan mengangkat perihal histori sosok Tjong A Fie, film ini justru tunjukkan bahwa kediaman Tjong A Fie menaruh misteri dengan kata lain angker. Hal ini baru diketahui keluarga setelah film ditayangkan.
Film selanjutnya membawa dampak keluarga Tjong A Fie mulai kecewa sebab diakui mengada-ngada lebih-lebih nggak dulu tersedia izin untuk itu

nggak minta izin dan mengada-ada via www.instagram.com

Salah satu cicit dari Tjong A Fie, Ricco Cheza lewat account Istagram-nya mengungkap kekagetannya setelah menyadari tersedia film perihal sang kakek buyut. Namun bukan soal sejarahnya sebagai sosok yang dihormati, stasiun televisi swasta ini menayangkan kisah misteri tempat tinggal peninggalan kakeknya itu.

Ricco mengakui jika apa yang tersedia di film yang katanya kisah nyata itu adalah mengada-ada. Selama 17 th. tinggal di sana, Ricco mengaku nggak dulu tersedia meja yang bergerak sendiri, hantu cina, foto yang bergerak, dan horor lainnya. Apalagi jika diikuti oleh mendiang Tjong A Fie. Nggak hanya tunjukkan kekesalannya, keluarga besar Tjong A Fie pun mulai nggak dulu dimintai izin oleh pihak mengenai untuk mengangkat kisah keluarga mereka.
Setelah kekesalan keluarga viral di tempat sosial, akhirnya pihak televisi dan Production House pun meminta maaf

akhirnya minta maaf via www.instagram.com

Setelah Ricco mengunggah unek-uneknya ke publik, akhirnya lewat DM Instagram, pihak stasiun televisi swasta itu pun meminta maaf. Mereka mengaku bahwa program selanjutnya dibuat bekerja mirip bersama sebuah Production House. Nggak lama kemudian, pihak Production House pun termasuk mengirimkan surat permintaan maaf kepada keluarga besar Tjong A Fie dan meminta kesediaan mereka untuk berdialog guna selesaikan masalah ini.
Padahal, sosok Tjong a Fie begitu dihormati di Medan sebab kedermawanannya dan toleransinya yang tinggi terhadap siapapun

kisah nyata Tjong A Fie via www.instagram.com

Meski telah meminta maaf, dan tayangan kisah nyata ini telah dihapus dari YouTube, senantiasa saja ini menjadi sebuah pelajaran besar bagi kami semua. Betapa pentingnya melaksanakan riset sebelum akan mengangkat sebuah kisah, lebih-lebih tersedia hubungannya bersama sejarah. Film yang sedianya bermanfaat sebagai hiburan bagi penduduk yang melihat layar kaca, pasti mesti menyadari mana yang pantas dijadikan sebagai tontonan yang sifatnya menghibur, mana yang sebagai fasilitas untuk belajar. Apalagi jika film selanjutnya dibuat tanpa seizin keluarga yang bersangkutan. Sudah jatuh, tertimpa tangga.

Sosok Tjong A Fie adalah orang yang terlalu dihormati di Medan. Mereka menghormati beliau sebab kedermawanannya dan rasa tolerannya yang terlalu tinggi. Ia nggak dulu membeda-bedakan orang yang ia tolong. Apakah itu berasal dari etnis yang mirip atau pribumi. Malah, sosoknya dikenal termasuk sebab terlalu dekat bersama kaum pribumi. Jika saja perihal ini yang diangkat, pasti saja keluarga maupun penduduk Medan bakal mulai suka dan bangga, lebih-lebih berterima kasih. Dibandingkan dibuatkan kisah misteri layaknya ini.

Wisata Misteri Yang Ikonik Terbaru 2020

Wisata Misteri Yang Ikonik Terbaru 2020

Bukit Kelam jadi objek wisata ikonik di Sintang, Kalimantan Barat. Menariknya, bukit ini bukan berasal dari tanah, melainkan berasal dari batu besar. Dinamakan kelam pun dikarenakan batu selanjutnya berwarna hitam kelam.

Bukit yang berjarak kurang lebih 23 km berasal dari pusat Kabupaten Sintang ini mampu ditempuh kurang lebih 30-40 menit hingga ke kaki bukit. Di sepanjang perjalanan, traveler bakal disuguhkan bersama pemandangan alam di kiri dan kanan layaknya kebun sawit, pisang, dan karet.

Akses jalur menuju kaki bukit ini terbilang amat baik bersama dilapisi aspal. Namun, jalanan yang naik turun layaknya lewati bukit mengakibatkan pengendara kudu hati-hati. Dari cerita yang beredar, konon bukit selanjutnya dilingkupi bermacam kisah misteri.

Menurut Ketua Adat di Desa Kebong, Kabupaten Sintang, Karen Ayo (76) Bukit Kelam adalah batu yang di angkat oleh pemuda Dayak bernama Bujang Beji.Tujuannya pendekar raksasa ini menginginkan menutup persimpangan pada Sungai Kapuas dan Melawi.

“Jadi sebenarnya Bujang Beji ini raksasa, dikarenakan zaman dulu juga kan ukuran badannya lebih besar berasal dari kita-kira sekarang ini, Jadi niatnya itu ambil batu besar ini membuat nutup simpang Sungai Kapuas dan Melawi. Pas dia rela bawa ke sana hanya di perjalanan putus lah talinya, berasal dari ikatan ilalang tadi tuh. Terus jatuh lah di sini, kelanjutannya jadi bukit kelam,” ujarnya

“Saat jatuh, Bujang Beji ini rela mengangkat lagi, tetapi nggak bisa. Dicongkel bagaimana pun juga nggak bisa. Begitulah cerita orang tua soal bukit kelam ini, ” tambahnya.

Ada juga yang menjelaskan bahwa Bukit Kelam adalah meteor yang jatuh ke bumi terhadap era lalu. Hal itu juga dimungkinkan dikarenakan terdapatnya batu bersama wujud yang lebih kecil di tempat sekeliling kaki bukit kelam.

Terlepas berasal dari segala mitos dan kisah misteri, tidak sedikit traveler yang naik ke puncak Bukit Kelam. Dalam perjalanan menuju puncak, traveler bakal disuguhi pemandangan indah khas hutan Kalimantan.

Untuk mendaki hingga puncak bagi yang belum terbiasa butuh saat 3-4 jam. Dengan kemiringan hingga 15-40 derajat maka dibuatkan tangga besi untuk mempermudah pendakian.

“Kalau jalannya berasal dari bawah ke puncaknya, ada jalur setapak semacam tangga. Kekuatan tangganya itu boleh juga lah. Sampai sekarang tetap utuh tangganya. Kalau di atas sana itu sebenarnya alam rimba lah, hingga sekarang ini tetap dilestarikan alamnya,” ujar Panji, keliru seorang warga Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai.

“Kami sebagai warga bukit kelam ini terasa bangga lah, punyai bukit kelam yang berbatu. Katanya terbesar sedunia. Makanya banyak juga turis-turis sedunia yang singgah ke sini,” tambahnya.

Selain itu, di tempat kaki bukit yang tetap didalam kawasan Desa Kebong, terdapat spot foto Instagramable. Bukit Kelam sebenarnya keliru satu berasal dari anggota cagar budaya milik Kabupaten Sintang. Selain hutan rimba, menurut warga sekitar, terdapat pula sumber mata air yang konon tak dulu habis meski kemarau.

Salah satu pemanfaatannya, air bersih selanjutnya diambil alih untuk dijadikan bisnis air minum didalam kemasan. Dibantu bersama dana desa, air mineral kemasan ini baru tahun ini berjalan, dibentuk BUMDes untuk dikelola warga kurang lebih sebagai usaha untuk meningkatkan perekonomian lewat sumber kekuatan alam yang ada

Cerita Misteri Kematian Geisha Pribumi Ayame

Cerita Misteri Kematian Geisha Pribumi Ayame

Sudah masuk malam Jumat nih! Katanya, malam Jum’at adalah malam yang sama dengan situasi horor yah?

Jika kamu setuju, barangkali dengan membaca kisah horor atau misteri, bakal menaikkan kesan malam Jum’at menjadi merasa menyeramkan.

Dikutip dari instagram @kisahtanahjawa yang sebetulnya kerap mengkaji kisah-kisah atau cerpen berkenaan misteri di Indonesia, terutama Pulau Jawa.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilihanmu Atas dua Gelas Ini Akan Menunjukan Sifatmu

Berikut kisah horor seorang Geisha pribumi bernama Ayame, yang senang laksanakan bunuh diri sebab rasa cintanya kepada sang kekasih.

Ayame yang miliki kecerdasan diatas umumnya perempuan pribumi terhadap era itu, dengan cepat bisa menguasai bahasa Jepang dan mempelajari alat musik shamisen.

Sebelum pada akhirnya menjadi Geisha seutuhnya, barangkali Ayame adalah hanya satu perempuan pribumi yang sedikit untung dibandingkan seluruh perempuan yang ada di Gua Jepang.

Komandan Takeda lah yang berhasil menyelamatkan Ayame supaya dirinya tidak menjadi bagian dari perempuan Jugun Ianfu.

Baca Juga: Dua Lipa Jadi Global Brand Ambassador Puma

Meski telah diselamatkan oleh Komandan Takeda, bukan bermakna Ayame merasa baik-baik saja. Ayame selalu tidak kerasan memandang pemandangan menyedihkan yang berjalan kepada pekerja romusha dan perempuan jugun ianfu.

Kegelisahan itu bisa merasa dari musik shamisen yang dimainkan Ayame. Alunan musiknya terdengar sangat menyayat hati, layaknya cerita berkenaan kematian, yang tambah lama kian nyata dan mendekat.

Pada bagian tertentu, sementara Ayame sedang memainkan musiknya, ada bagian yang menyebabkan para prajurit Jepang seolah miliki aura yang mempesona.

Mereka berkhayal diri menjadi kuda jantan tangguh berenergi yang sangat kuat. Ayame sebetulnya sangat paham kapan dia harus memainkan musiknya.

Ayame paham kapan sementara menghibur prajurit Jepang, dan kapan sementara untuk menghibur dirinya sendiri.

Pada awalnya, menjadi Geisha sebetulnya bukan menjadi kebanggaan bagi Ayame. Terlebih sebab Ayame merasa telah tidak miliki pilihan lain, tidak ada yang bisa menyelamatkan dirinya terhadap sementara itu, kalau menjadi seorang Geisha. Setidaknya untuk sementara, Ayame bisa bertahan hidup dari siksaan prajurit Jepang.

Suara itu mengalun merdu sekali, melodi itu bagaikan hanya satu hiburan bagi pekerja romusha dan jugun ianfu di Gua Jepang.

Alunan indah itu berasal dari alat musik tradisional Jepang bernama shamisen, yang dimainkan oleh seorang Geisha pribumi bernama Ayame.

Bukan aslinya, nama Ayame diberikan oleh Komandan Takeda, yang merasa paras perempuan pribumi itu serupa dengan wajah orang Jepang.

Kisah Misteri Mandi Darah Biar Awet Muda

Kisah Misteri Mandi Darah Biar Awet Muda

Dunia sudah mengenal sosok Vlad III, atau lebih dikenal sebagai Vlad the Impaler (Vlad Sang Penyula) alias Dracula. Sosok Vlad adalah laki-laki keturunan bangsawan yang gemar menyiksa lawannya di tiang penyula. Lalu, bagaimana bersama Elizabeth Bathory? Bangsawan yang disebut-sebut sebagai Dracula versi wanita? Elizabeth Bathory atau terhitung dikenal sebagai Erzsebet Bathory adalah seorang bangsawan populer dalam sejarah. Kejahatannya, memicu dirinya dikenal luas sebagai sosok yang legendaris dan ditakuti.

Hampir layaknya Vlad, Bathory yang terhitung disebut pembunuh berantai berasal dari Hongaria membunuh para korbannya bersama terlalu kejam. Apa saja kejahatan yang dikerjakan Bathory sampai-sampai dia dijuluki pembunuh berantai berasal dari Hongaria? Apakah sebutan ‘Lady Dracul’ yang melekat padanya sebab dia sering ‘mengonsumsi’ darah para korbannya? Mari kita telusuri jawabannya dalam fakta histori Kisah Misteri edisi Lady Dracula Elizabeth Bathory, Mandi Darah Gadis demi Awet Muda, Kamis (19/11/2020).

Anak yang Dikubur bersama Burung di Mulutnya Akrab bersama kejahatan sejak kecil Melansir King’s College Bathory lahir terhadap th. 1560 berasal dari keluarga kaya yang mapan. Keluarganya sudah membuahkan banyak orang yang berpengaruh di masanya terhitung Raja Transylvania dan Polandia. Karena alasan politik, Bathory dinikahkan bersama Pangeran Ferencz Nadasdy. Sejarah mencatat, sebelum pernikahannya berlangsung, Bathory sudah mempunyai kandungan anak berasal dari hubungannya bersama seorang petani. Oleh sebab itu, dia dibawa ke kastil keluarga bersama alasan sakit.

Dia pun melahirkan seorang putri yang lantas dibuangnya. Sejak itu, dia terasa menyiksa para nelayan dan belajar pengetahuan hitam kala suaminya pergi berperang. Menurut sejarah, ketertarikannya terhadap penyiksaan di mulai kala keluarganya berurusan bersama musuh-musuh politik. Baca juga: Kisah Misteri: Devils Breath dan Mitosnya yang Kelam Mandi darah perawan demi awet muda Suatu hari, Bathory memukul seorang pelayan yang tetap gadis sebab menyisir rambutnya terlalu keras.

Ketika memukul gadis itu hingga berdarah, darah sang pelayan menetes ke tangan Bathory. Ketika melihat darah itu menetes di kulit tangannya, Bathory terasa warna kulitnya kelihatan lebih muda. Dari situ, Bathory beranggapan bahwa bersama darah, dia bakal kelihatan lebih muda. Darah dianggapnya sebagai ‘rahasia untuk awet muda’. Dan sebab pelayan yang dipukulnya adalah seorang gadis muda, maka dia berkesimpulan bahwa darah berasal dari perawan adalah darah paling baik dan paling efektif. Setelah suaminya meninggal, ketakutannya untuk jadi tua makin lama meningkat.

Dengan ‘kesimpulan’ yang dia buat sendiri di kepalanya, Bathory membunuh pelayan muda itu supaya dapat mandi bersama darah berasal dari pelayan itu. Pelayan muda itu bukan korban hanya satu bagi Bathory. Justru sejak kematian pelayan muda itu, para pelayan muda lainnya merintis siksaan dan banyak berasal dari mereka tewas sebab kehabisan darah. Dengan kecerdasan dan kecantikannya, Bathory memancing para korbannya ke istana bersama iming-iming pendidikan lebih tinggi. Para pelayan yang tetap gadis mengalami siksaan mengerikan bersama beberapa bagian tubuh dipotong demi ‘penyediaan’ darah untuk Bathory. Menurut catatan sejarah, lebih berasal dari 600 wanita muda meninggal sebab Erzsebet.

Korban-korban itu tidak hanya berasal berasal dari kalangan pelayan, tapi terhitung berasal dari kalangan petani lebih-lebih bangsawan. Baca juga: Kisah Misteri: Mereka yang Datang berasal dari Balik Lemari Kamar Mandi… Kebal hukum Ketika 4 wanita bangsawan muda ditemukan tewas terbunuh, sebuah penyelidikan terhadap Bathory dikerjakan terhadap th. 1610. Tentu saja Bathory yang dituduh melakukan pembuu Namun, sebab status kerajaannya, Elizabeth Bathory kebal hukum. Meski begitu, pihak istana yang mengetahui apa yang diperbuat Bathory selama ini terhadap selanjutnya mengurung wanita itu di sebuah ruang kecil di istana. Hanya sedikit celah yang diakses untuk sedia kan makanan kepada Bathory.

Di dalam kamar kecil itu, Bathory menghabiskan sisa hidupnya hingga meninggal dunia terhadap th. 1614. Banyak kaki tangan Bathory dihukum mati sebab bersalah mendukung Bathory membunuh banyak orang tapi tidak bersama bangsawan itu sebab statusnya membuatnya kebal hukum. Walau dikenal bersama tingkah laku kejamnya, Elizabeth dikenang sebagai tidak benar satu bagian keluarga Bathory yang paling baik sebab kecerdasannya.
J0L