Gadis Remaja Asal Jombang Tangkap 11 Tuyul

Penampakan tuyul memanglah kerap menggelisahkan masyarakat setempat. Semacam yang terjalin di wilayah Jombang, Jawa Timur. Tetapi dengan kegagahan wanita anak muda bernama Ineke Puspitasari nama lain Memipit mencapit, beberapa tuyul juga kesimpulannya sukses dibekuk oleh Memipit mencapit, serta dimasukan ke dalam 11 botol kaca.

Peristiwa ini betul terdapatnya yang menggemparkan masyarakat dekat di tahun 2015 kemudian. Wanita berumur 14 tahun itu ditengarai mempunyai indera ke- 6 semenjak lahir, jadilah hidupnya amat dekat dengan insan abnormal.

Tercantum kala itu ia berterus terang ambil 11 tuyul di beda- beda tempat, setelah itu ia masukkan ke dalam toples. Tiba- tiba masyarakat Desa Joho Clumprit, Dusun atau Kecamatan Sumobito, Jombang langsung penasaran.

“ Terdapat 9 tuyul aku ambil di depan rumah pakde dini puasa, petang hari sehabis doa Ashar. Mereka lagi berkawanan di jalur depan rumah pakde aku,” tutur wanita yang bersahabat disapa Memipit mencapit ini, sebagian durasi kemudian.

Ia juga cekatan menyimpannya dalam toples kaca supaya tuyul- tuyul kejam itu tidak angkat kaki. Belum menyudahi di sana, 7 hari setelah itu terdapat 2 tuyul tiba ke rumah kakeknya.

Memipit mencapit memandang insan abnormal kecil itu di teras balik rumah kakeknya. Peristiwa itu habis Maghrib, setelah itu ia juga memadukan tuyulnya ke dalam toples.

” Kemudian terdapat 2 tuyul aku ambil kemarin malam. Mereka mencari sahabatnya yang aku ambil duluan,” terangnya.

Memipit mencapit mendefinisikan bentuk tuyul itu menyamai anak kecil dengan besar tubuh antara 50- 90 centimeter. Badan insan abnormal yang sering berhubungan buat pesugihan ini kabarnya berkelamin pria serta wanita dengan badan bercorak merah.

“ Kedua telinganya semacam kuping kelelawar, matanya merah menyala semacam api, mulutnya lurus, kakinya cuma berjari 3. Jika berjalan menjijit,” ucapnya.

Sebab orang sebelah sekelilingnya penasaran, rumah kakeknya, Djeni Siswantoro, yang pula jadi tempat bermukim memipit mencapit langsung diserbu. Sayangnya, kala itu rumah terencana dikunci rapat supaya orang lain tidak dapat masuk.

Cuma saja, buat menanggapi rasa penasaran orang dengan wujud tuyul, mereka cuma mengintip dari balik jendela. Toples bermuatan 11 tuyul itu diletakkan di atas meja ruang pengunjung, tetapi memanglah sosoknya tidak nampak.