Zinedine Zidane Tanpa Konferensi Pers Real Madrid Tutup Valdebebas

Zinedine Zidane Tanpa Konferensi Pers Real Madrid Tutup Valdebebas – Epidemi virus corona mempunyai dampak yang besar kepada sepak bola. Real Madrid memutuskan menutup daerah Valdebebas berasal dari akses publik, apalagi untuk akses Pasang Bola fasilitas untuk konferensi pers.

Zinedine Zidane Tanpa Konferensi Pers Real Madrid Tutup Valdebebas

Virus corona atau Convid 19 waktu ini udah menyebar di banyak negara. Beberapa negara mengalami dampak lumayan parah. Salah satunya Italia. Bahkan, pemerintah Italia udah halangi mobilitas penduduk mereka.

Serie A pun terdampak virus corona. Guna menghindar persebaran virus corona, mulanya beberapa laga ditunda. Lalu, ada beberapa besar laga pekan ke-26 digelar tanpa hadirnya penonton.

Paling baru, Serie A diputuskan kudu berhenti digelar. Sampai waktu ini, belum ada ketentuan formal apakah Serie A dapat dihentikan sampai pekan ke-27 atau dilanjutkan dengan jadwal baru.

Otoritas di La Liga terhitung menyita sikap atas persebaran virus corona di Spanyol. Dalam dua pekan ke depan, La Liga dapat senantiasa digelar. Hanya saja, pertandingan digelar tanpa penonton. Keputusan ini berlaku untuk semua laga.

Real Madrid terhitung miliki kebijakan secara khusus. Mereka menutup akses Valvedebas berasal dari publik, didalam perihal ini terhitung fasilitas dan pihak lain. Akses masuk ke markas Real Madrid selanjutnya kini jadi benar-benar terbatas.

Dikutip berasal dari Marca, Real Madrid udah menginformasikan tidak ada sesi konferensi pers pada hari Jumat (13/3/2020) waktu setempat. Padahal, semestinya ada sesi wawancara dengan Zinedine Zidane untuk persiapan laga akhir pekan antara Real Madrid melawan Eibar pada Sabtu (14/3/2020).

Tidak dapat ada jurnalis yang singgah ke Valdebebas untuk meliput latihan. Padahal, kebanyakan akses untuk fasilitas dibuka selama 15 menit awal pertama. Publik pun tidak boleh memandang sesi latihan Karim Benzema dan kolega.

Bahkan, Real Madrid terhitung tidak dapat menggelar sesi konferensi pers sehabis laga melawan Eibar.

Zinedine Zidane: Real Madrid Bukan Unggulan di Supercopa De Espana

Zinedine Zidane: Real Madrid Bukan Unggulan di Supercopa De Espana – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane enggan menyebut timnya merupakan unggulan juara di Supercopa de Espana. Zidane menyebut Pasang Bola turnamen ini punya tingkat ada problem yang tinggi supaya tiap-tiap tim punya peluang untuk memenangkan kejuaraan ini.

Zinedine Zidane: Real Madrid Bukan Unggulan di Supercopa De Espana

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, format kompetisi Supercopa De Espana beralih tahun ini. Selain Barcelona dan Valenc ia selaku pemenang La Liga dan Copa Del Rey, laga ini termasuk diikuti oleh Real Madrid dan Atletico Madrid.

Dari keempat peserta tersebut, Real Madrid jadi tidak benar satu tim yang paling diunggulkan memenangkan turnamen ini. Maklum skuat Los Blancos sedang berada di dalam momentum yang bagus supaya meeka dinilai berpeluang untuk jadi juara.

Namun Zidane enggan timnya disebut unggulan juara di kompetisi ini. “Saya rasa kami bukan unggulan juara di turnamen ini,” beber Zidane kepada website formal Real Madrid.

Zidane menyebut empat kontestan Supercopa De Espana ini adalah tim-tim terbaik. Untuk itu semua tim sama-sama berpeluang untuk jadi juara.

“Saya rasa tersedia empat unggulan juara di turnamen ini. Selain itu partai semi final melawan Valencia ini udah seperti partai final bagi kami.”

“Kami tidak punya konsep khusus untuk memenangkan turnamen ini. Satu hal yang aku tahu, kami kudu tunjukkan mutu terbaik Real Madrid untuk memenangkan turnamen ini.”

Zidane termasuk membeberkan bahwa tidak benar satu kunci timnya memenangkan kejuaraan ini adalah dengan bertahan dengan solid. Ia menyebut bahwa lini serang Real Madrid udah mematikan supaya mereka hanya fokus membenahi pertahanan.

“Kami kudu bertahan dan termasuk bertahan dengan baik. Kami udah jalankan itu beberapa kali, dan kami bertahan dengan baik supaya kami dapat menyerang dengan baik, dikarenakan kami punya banyak opsi untuk lini serang.”

“Kami sadar bahwa jika kami bertahan dengan baik, maka kami akan menyulitkan lawan-lawan kami. Setiap pertandingan memang punya situasi yang berbeda, dan kami kudu berada di dalam situasi terbaik untuk memenangkan pertandingan ini.” ujarnya.

Zinedine Zidane Desak Real Madrid Tawar Lagi Paul Pogba

Zinedine Zidane Desak Real Madrid Tawar Lagi Paul Pogba – Manajer Real Madrid, Zinedine Zidane nampaknya terlampau ngebet dambakan mendatangkan Paul Pogba. Ia berharap manajemen El Real untuk menawar kembali gelandang Taruhan Bola Manchester United itu di musim dingin nanti.

Zinedine Zidane Desak Real Madrid Tawar Lagi Paul Pogba

Pada musim panas kemarin, beredar rumor yang memadai deras perihal transfer Pogba ke Real Madrid. Hal ini dipicu pernyataan sang gelandang yang mengatakan bahwa ia dambakan melacak tantangan baru dalam karirnya.

Namun terhadap musim panas kemarin, transfer Pogba gagal terjadi. Real Madrid gagal menyatukan dana untuk memboyong sang gelandang ke Ibukota Spanyol.

Namun Marca mengklaim bahwa Zidane tetap belum rela menyerah mendatangkan Pogba. Ia berharap manajemen Madrid mengejar kembali sang gelandang di bulan Januari nanti.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Zinedine Zidane sedang perlu tambahan tenaga untuk lini tengahnya.

Ia menilai bahwa kompetisi untuk memenangkan gelar juara La Liga musim ini akan terlampau berat. Belum kembali harapan bagi El Real untuk kembali merajai Liga Champions.

Untuk itu Zidane perlu tambahan tenaga di lini tengahnya, dan Pogba diberitakan jadi buruan utama Zidane.

Nasib Zinedine Zidane Ditentukan Saat El Clasico

Nasib Zinedine Zidane Ditentukan Saat El Clasico – Manajemen Real Madrid diinformasikan udah menentukan sikap mereka berkenaan Zinedine Zidane. Mereka diinformasikan bakal memecat sang pelatih kalau Real Madrid tumbang di El Clasico pertama musim ini.

Pelatih asal Prancis itu perlihatkan performa yang baik di La Liga musim ini. Taruhan Bola Mereka sementara ini memuncaki klasemen La Liga bersama dengan status tidak terkalahkan sampai jornada ketujuh ini.

Nasib Zinedine Zidane Ditentukan Saat El Clasico

Namun di Liga Champions, performa Real Madrid lumayan mengecewakan. Mereka kalah berasal dari PSG di pekan pertama dan di pekan ke dua mereka hanya mampu bermain imbang melawan Club Brugge di Santiago Bernabeu.

Dilansir Sportsmole, manajemen Real Madrid menjadi terusik bersama dengan performa skuat Los Blancos ini. Untuk itu mereka sedang pertimbangkan untuk memecat sang pelatih.

Menurut laporan tersebut, manajemen Real Madrid bakal memberi tambahan peluang kepada Zidane untuk perlihatkan kemampuannya sampai akhir bulan nanti.

Ia ditargetkan untuk mencapai kemenangan di El Clasico pertama musim ini. Pertandingan itu bakal digelar di Camp Nou terhadap tanggal 26 Oktober nanti.

Jika Real Madrid kalah dan tidak perlihatkan performa yang mengesankan di laga itu, maka Florentino Perez udah siap untuk memecat Zidane berasal dari kursi pelatih El Real.

Jose Mourinho Tolak Latih Real Madrid Hormati Zinedine Zidane

Jose Mourinho Tolak Latih Real Madrid Hormati Zinedine Zidane – Pelatih kenamaan Portugal, Jose Mourinho kelanjutannya memberikan respons menyikapi rumor yang menyebut dirinya menjadi kandidat pengganti Zinedine Zidane di Real Madrid.

Rumor tentang pemecatan Zidane sendiri mencuat sehabis Real Madrid menelan kekalahan telak atas PSG di laga perdana Liga Champions, Pasang BolaKamis (19/9/2019). Mereka tumbang bersama dengan skor 0-3.

Jose Mourinho Tolak Latih Real Madrid Hormati Zinedine Zidane

Tak hanya kalah, Real Madrid terhitung tampil jelek didalam laga tersebut. Tim asuhan Zidane gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran selama pertandingan.

Mourinho tampak tak menyukai munculnya rumor dirinya masuk menjadi kandidat pengganti Zidane. Menurutnya, posisi Zidane di bangku cadangan Real Madrid wajib dihormati.

“Ada dua jenis rumor. Pertama, kala seseorang berkata tentang Zidane, yang merupakan tidak benar satu berasal dari kita dan kita terasa sakit kala tim kita tidak tampil bagus. Anda wajib menerimanya. Sepak bola merupakan semua nya bagi Zidane dan dia mengerti dapat itu,” ujar Mourinho kepada Deportes Cuatro.

“Tipe rumor lainnya adalah menempatkan nama aku di sana dan aku tak menyukainya. Ada persoalan di banyak tempat, namun perihal lainnya adalah respek,” tambahnya.