Misteri Sosok Gimbal Dan Kuntilanak Ngesot Di Terminal Tirtonadi Solo

bruening-kaergling – Terminal Bus Tirtonadi merupakan terminal bus terbesar di Kota Solo, Jawa Tengah yang selalu menjadi misteri. Tempat ini telah beroperasi sejak tahun 1975.

Misteri Sosok Gimbal Dan Kuntilanak Ngesot Di Terminal Tirtonadi Solo

Kisah misterius ini diawali dengan informasi tentang kemunculan Kuntilanak Ngesot, sosok lelaki tertindas yang kerap terlihat di bawah bus, berkarakter menyeramkan dengan kepang.

Kisah Kuntilanak ngesot muncul di awal beroperasinya terminal.

Menurut media online Suara.com Solopos, pengelola akun Instagram @misterisolo mengungkapkan hal tersebut.

“Dulu di beberapa sudut bangunan benar-benar hitam pekat, ditutupi lumut, dan bertuliskan vandal. Saat itu, penampakan Kuntilanak ngesot sangat menggemparkan. Konon, berjalan sendiri di lorong terminal pada malam hari merupakan tindakan yang bodoh karena banyaknya kriminalitas dan teror kunti ngesot pada saat itu,” ujar dia.

Bukan hanya kuntilanak ngesot, tapi juga cerita tentang laki-laki yang badannya hancur, tanpa kaki, dan bola matanya hampir lenyap. Dia mengatakan, sosok ini sering muncul dari bawah bus dan mengejutkan penumpang dan pedagang.

Pengelola akun Instagram @misterisolo pun memaparkan keberadaan beberapa saksi yang menyebut penampakan pocong di area parkir dan toilet di bagian belakang.

Saat itu, penerangan di dua lokasi tersebut kurang memadai, sehingga kemunculan citra hantu kerap menghantui para pengunjung di terminal Tirtonadi Solo.

Sosok rambut gimbal

Kisah misterius terminal Tirtonadi Solo tidak berhenti di situ. Meski sudah menjadi bangunan terminal modern, masih ada cerita yang misterius. Konon sejumlah penumpang mengaku pernah melihat penampakan sosok berambut gimbal yang menggantung di sudut terminal.

“Beberapa penumpang masih melihat seseorang dengan rambut gimbal yang tergantung lehernya di beberapa sudut terminal yang kurang penerangannya. Kepala perempuan juga muncul di selokan barat terminal dengan wajah pucat dan taring kuning. bikin kaget siapa saja yang lewat, “katanya.

Netizen pun mengungkap kisah misterius Terminal Tirtonadi Solo, dan mereka mengomentari unggahan @misterisolo tersebut.

Seorang netizen mengaku, di area terminal bagian selatan, bekas kandang ayam tampak menyeramkan.

“Kidul terminal seng bagian cedak kantor enek bekas kandang ternak pitik min, jare pegawe kono si yo rodo wingit [selata terminal di bagian dekat kantor ada bekas kandang ternak ayam. Kata pegawai di sana ya agak menyeramkan],” kata netizen.

Misteri Menyeramkan Di Jembatan Piket Nol Sering Terjadi Kecelakaan Tak Wajar

bruening-kaergling – Jembatan Perak yang dikenal dengan Jembatan Piket Nol. Jembatan Piket Nol yang terletak di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini merupakan salah satu jalur alternatif bagi sebagian warga yang melakukan perjalanan antara Malang dan Lumajang. Sebuah objek wisatawan.

Misteri Menyeramkan Di Jembatan Piket Nol Sering Terjadi Kecelakaan Tak Wajar

Nama jembatan piket nol sendiri digunakan pada masa penjajahan.Pada masa pemerintahan kolonial jalur yang menghubungkan dua kota Malang dan Lumajang ini selalu digunakan untuk memeriksa angkutan hasil pertanian, karena jalur tersebut dipilih karena dapat menghubungkan dua kota tersebut, Wilayah terhubung dengan wilayah lain. dengan waktu yang relatif cepat.

Jembatan yang terletak di lereng Gunung Semeru, dan pemandangannya yang indah menjadikan jalur ini menjadi objek wisata bagi warga yang ingin menyeberangi jembatan. Ada gubuk bambu untuk Anda nikmati pemandangan.

Namun ternyata dibalik keindahan jembatan zero pile ini masih menyimpan cerita misterius, diawali dengan kemunculan orang-orang yang tiba-tiba menyeberangi jembatan yang dialami oleh banyak pengendara yang melintasi jembatan tersebut. Inilah penyebab banyak kecelakaan.

Nah, saat kendaraan melintasi jalur tersebut, banyak terdapat pemandangan hantu di jembatan ini. Pasalnya di jembatan itulah G 30 S sama petrus (penembakan misterius) ditinggalkan. Dari jembatan yang dibuang ke jurang, sebagian digantung di jembatan.

Selain itu, fenomena aneh yang sering terjadi adalah seseorang yang tiba-tiba menyeberang. Ini akan menyebabkan banyak kecelakaan. Biasanya kejadian ini sering terjadi pada malam hari.

Ketika orang sudah kemalaman, mereka memilih menunggu bareng di warung Piket Nol atas, , karena banyak kecelakaan yang diakibatkan oleh alasan yang tidak rasional, sehingga banyak pengguna jalan yang memilih untuk tidak melewati jalur tersebut hingga larut malam. Mereka lebih memilih menunggu hingga waktu gentingnya berlalu, yakni pukul 03.00 WIB.

Misteri Kematian Nike Ardilla Yang Masih Menjadi Teka – Teki Hingga Saat Ini

Misteri Kematian Nike Ardilla Yang Masih Menjadi Teka – Teki Hingga Saat Ini

bruening-kaergling – Nike Ardilla menjadi salah satu selebriti nasional yang kematiannya menghebohkan publik. Saat itu, hengkangnya Nike Ardilla menjadi kabar yang sangat menggemparkan bagi industri musik tanah air. Pasalnya, penyanyi lady rock Indonesia itu meninggal dunia saat kariernya sedang booming.

Kematian Nike bukan hanya karena saking mendadak dan tidak terduga, tapi juga karena diiringi perbincangan berita dan teori konspirasi, sehingga menjadi perbincangan hangat.

Kecelakaan fatal yang merenggut nyawa Nike di tahun 1995 dinilai terlalu janggal dan tidak wajar. Banyak penonton menuduh Nike mengemudi dalam keadaan mabuk setelah pesta di klub malam.

Namun, manajer Nike membantah kabar tersebut. Saat itu, dia adalah pengawal Nike dan menjadi saksi mata di tempat kejadian. Manajer mengungkapkan bahwa Nike memang menginap di klub malam sebelum kejadian. Tapi Nike hanya minum jus jeruk di sana.

Tak hanya diduga mengemudi dalam keadaan mabuk, namun kecelakaan yang dialami Nike diyakini sebagai ulah manusia. Namun, kecurigaan tersebut hingga kini belum terbukti.

Misteri Penampakan Sosok Prempuan Berkebaya Di Ndalem Kemasan

Misteri Penampakan Sosok Prempuan Berkebaya Di Ndalem Kemasan

bruening-kaergling – Ndalem Kemasan adalah sebuah rumah tua yang terletak di Kepatihan Kulon, Jalan Mashela No. 7 / Jalan Kemasan No. 7, terletak di sebelah utara pertigaan Jalan Sutan Syahrir Surakarta. Kemasan Ndalem berdekatan dengan area parkir jemaah gereja GBI.

Dahulu, rumah tua ini merupakan tempat tinggal Gusti Kangjeng Ratu Mas, pendamping Paja Buwono VI (Raja Keraton Kasunanan Solo). Rumah ini bernama Ndalem Kemasan yang artinya tempat tinggal GKR Mas.

Kemudian, Ndalem Kemasan tersebut diserahkan oleh Patih Sosrodiningrat II kepada sepupu PB IX (dari ibu kandung) bernama RM Truno Sentono (petugas pelatihan). Kemudian diwariskan kepada KRMH Purwo Pradoto dan diwariskan kepada RM Ng Projo Suwito. Sekarang dihuni oleh Budi Utomo, salah satu cucu Prof Suwito, yang pernah menjadi Bupati Boyolali dari tahun 1945 hingga 1947.

“Ada beberapa kejadian mistis setelah RM Ng Projo Suwito Wafat meninggalkan seorang isteri dan 7 orang anak,” ujar penggiat sejarah Surakarta, Soerojo.

Kondisi ekonomi menjadi beban utama dengan hanya mengandalkan pensiun janda pegawai, ada seorang putera yang bernama Priyono ketika itu dalam suasana prihatin sekitar tahun 1970-an duduk termenung pada malam hari di Pendopo Ndalem Kemasan, tiba tiba antara sadar dan tidak sadar didatangi seorang perempuan berkebaya seperti perempuan pada masa abad 19 kemudian berkata “Wis ngger ora sah susah atimu, iki wis tekan titi wancine (sudah nak tidak perlu susah hatimu, ini sudah tiba waktunya).

Setelah berkata demikian perempuan itu lenyap, melihat ini Priyono kemudian pagi harinya mengadukan pada ibunya Ny Projo Suwito yang berkata ,” O..kuwi sing rawuh eyangmu wis rasah wedi iki bakal ana pitulungan marang awakmu,” (O…itu yang datang nenekmu, sudah tidak perlu takut, ini akan ada pertolongan kepada kamu)”.

“Ternyata Priyono diterima di ITB dan lulus dengan baik, kemudian diterima bekerja pada sebuah perusahaan besar,” ungkapnya.

Dijelaskannya, ada suatu peristiwa lagi, penghuni sekarang Budi utomo pernah ditemui wanita cantik yang selalu datang dari arah halaman Ndalem Kemasan kemudian menghilang. Rupanya depan halaman Ndalem Kemasan adalah jalan menuju jalan Widuran sebelum dibangun rumah rumah penduduk.

Suatu hari Budi Utomo tidur di ruang utaman Ndalem Kemasan antara sadar dan tidak, tiba tiba ada sebuah tangan besar yang melayang layang terbang di atas sampai beberapa saat kemudian terdengar suara “Ismu gunting” .

Setelah lenyap beberapa hari kemudian, kedatangan seorang tamu dari Jawa Timur yang diberi petunjuk ada ilmu di Ndalem Kemasan, berada di salah satu tiang (soko). Oleh Budi Utomo, tamu tersebut dipersilahkan mengambil ilmu Ismu Gunting ini jika mampu, setelah meditasi dan melakukan ritual untuk mengambil ilmu ini ternyata tidak kuat malah terpental dan jatuh pingsan, ternyata Ilmu ini tidak sembarang bida dimiliki oleh orang lain.

Sementara di halaman rumah masih ada pohon-pohon langka seperti sawo manila, pohon wahyu tumurun, dan pohon bunga peking yang terkenal akan empat warnanya. Juga beberapa tanaman langka lain yang sekarang sedang dicoba untuk dibudidayakan di halaman rumah yang memang agak luas tersebut.

Penanaman pohon-pohon langka itu juga merupakan pitedah, atau petunjuk gaib yang diterima oleh para kerabat Ndalem Kemasan lewat mimpi-mimpi yang diterima oleh mereka. Di pojok timur depan rumah, terdapat sebuah tetenger unik

Ada peristiwa mistis lagi, suatu malam Budi Utomo ketika tidur di ruang utama mendengar suara “Wadhag isi banyu ” berulang ulang kemudian ditafsirkan bahwa Ndalem Kemasan ini merupakan suatu tempat air yang akan ditimba oleh orang lain yang membutuhkan, maka tidak heran jika banyak seniman berdatangan untuk menimba dan berdiskusi tentang seni teater seni tari dan pertunjukan

Bahkan uniknya mahasiswa seni pertunjukan ISI jika ujian praktek tidak di kampus namun di Ndalem Kemasan ini dengan mendatangkan dosen Penguji.

“Banyak para seniman lahir dari ndalem kemasan ini seperti teater Gidhag Gidhig,” tukasnya.

Cerita Misteri Sukarelawan Pencari Luweng Di Wonogiri

Cerita Misteri Sukarelawan Pencari Luweng Di Wonogiri

bruening-kaergling – Sukarelawan yang melakukan pencarian luweng di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri mengaku kerap kali hadapi peristiwa unik, aneh serta beraroma misterius. Mulai dari mengikuti suara aneh sampai sempat hadapi flu berbarengan.

Sampai saat ini, pencarian sebagian luweng di Pracimantoro, Wonogiri buat menanggulangi banjir masih berjalan. Pencarian itu melibatkan sukarelawan dari desa Sumberagung, Pracimantoro.

Ada pula sukarelawan yang menjajaki pencarian terdiri dari 10 tim inti, selebihnya sukarelawan yang ikut serta bergantian.

Bersumber pada informasi yang dikumpulkan Solopos. com, sampai saat ini sukarelawan itu telah mencari luweng di 5 lokasi ataupun desa. Pertama, dilakukan di Desa Dompol, Desa Petirsari. Di lokasi itu pencarian dilkakukan selama 5 hari dengan kedalaman tujuh meter, namun luweng tidak ditemukan.

Kedua, dilakukan di Dusun Joho Kidul, Desa Joho. Di lokasi itu, luweng berhasil ditemukan selama 11 hari dengan kedalaman 6,5 meter. Ketiga, di Dusun Karang Kulon, Desa Sumberagung. Di lokasi itu luweng tidak ditemukan meski sudah dikeruk hingga lima meter.

Keempat, di Dusun Pakem, Desa Sumberagung. Di lokasi itu luweng ditemukan di kedalaman tujuh meter. Kelima, di Dusun Ngaluran, Desa Sumberagung. Hingga kini pencarian masih terus dilakukan.

Salah satu sukarelawan yang ikut mencari mulut luweng, Saryono, mengatakan waktu pencarian luweng tidak dapat dipastikan. Jika siang turun hujan, biasa pada malam hari lembur melakukan pencarian. Karena ada genangan air yang masuk ke dalam lubang yang dikeruk. Sehingga harus disedot.

Atas waktu yang tidak menentu itu, kata dia, para sukarelawan mempunyai base camp di setiap lokasi pencarian untuk beristirahat. Mereka tidur, memasak dan bersih-bersih di tempat itu. Biasanya, base camp yang digunakan itu rumah kosong.

“Jadi wajar kalau sering ditakut-takuti atau ada pengalaman yang aneh. Kalau ditakuti itu biasanya berupa suara orang tak dikenal, kalau wujud itu tidak ada. Saya dan teman-teman sudah biasa dengan seperti itu. Jadi ya dibiarkan. Kalau saat pencarian tidak pernah ditakut-takuti,” kata dia belum lama ini saat dihubungi Solopos.com.

Selain itu, kata Saryono, ada peristiwa aneh yang ia alami bersama sukarelawan lainnya. Saat itu tengah melakukan pencarian luweng di Dusun Karang Kulon, Desa Sumberagung. Setelah lima hari pencarian, batu yang dikeruk itu longsor, namun tidak parah. Kemudian sukarelawan memutuskan untuk pindah tempat pencarian.

“Pada hari itu semua personil langsung merasa flu atau gembreges badannya. Namu keesokan harinya, setelah mulai pencarian luweng di Dusun Pakem, Desa Sumberagung, semua personil sehat kembali. Lha saat itu kami berpikir-pikir, dimungkinkan semua personil flu karena menggali di Dusun Karang Kulon itu,” kata warga Dusun Digal, Desa Sumberagung, Pracimantoro itu.

Saryono mengatakan, prinsip yang ia jalankan bersama sukarelawan lainnya yakni tidak merepotkan warga sekitar. “Kami juga memasak sendiri. Logistik dibantu oleh Pak Irwan Hari Purnomo,

anggota DPRD Wonogiri dan Pak Camat Warsito serta para Kepala Desa yang daerahnya dijadikan lokasi pencarian luweng,” kata Saryono.

Kisah Hilangnya Mayat Di Kamar Jenazah Rumah Sakit

Kisah Hilangnya Mayat Di Kamar Jenazah Rumah Sakit

bruening-kaergling – RUANG jenazah memang sering diidentikkan dengan hal misterius. Terdapatnya jenazah di situ berikan keangkeran yang dapat buat bulu kuduk merinding saat Kamu baru mendengar katanya saja.

Tetapi, apakah Kamu pernah mendengar cerita mengerikan soal hilangnya jenazah di kamar mayat ? Rupanya, perihal itu jadi rumor yang suka dibahas oleh warga.

Salah satunya cerita yang dituangkan dalam bentuk drama suara di Bulu Kuduk Universe( Season 2) di RCTI Plus. Hilangnya jenazah di kamar mayat siap membuat bulu kuduk Kamu merinding. Penasaran?

Cerita berasal dari perawat Kintan yang bekerja di salah satu rumah sakit yang terkenal dengan angkernya menddengar terdapatnya gosip mayat hilang di ruang jenazah. Ia bertepatan shift malam bersama dengan teman- temannya, Ajeng.

Saat mengontrol rumah sakit bersama Ajeng, memastikan semua pintu sudah terkunci, Kintan melihat ada pak Jono, satpam rumah sakit, yang ada di lorong. Tapi, berhubung tangannya penuh dengan minyak akhirnya dia harus segera cuci tangan. Ajeng menjaga di depan pintu toilet.

Tak lama setelah itu, Ajeng teriak sangat kencang. Kintan pun lari keluar toilet dan menyadari bahwa Ajeng sudah hilang dari tempatnya menunggu.

Kintan juga melihat sosok mirip Pak Jono yang ada di lorong. Ia coba mendekat sambil berkata, “Pak Jono, kamu ngerjain saya, ya?” tanyanya sambil terus jalan mendekat.

Ketika dekat dengan sosok pria itu, Kintan ternyata salah menduga, bukan Pak Jono yang dia lihat melainkan pasien. Pesan untuk jangan keluyuran meninggalkan kamar dia sampaikan, namun tak digubris sosok tersebut.

Sosok itu terus menjauh dari Kintan dan ternyata menghampiri tangga darurat. Kintan yang coba memanggil sosok tersebut pun memberitahu bahwa bahaya kalau pasien masuk ke sana nanti bisa jatuh.

Sosok itu malah masuk dan Kintan segera mendatanginya, takut nanti terjadi sesuatu. Saat pintu tangga darurat dibuka, Kintan tak melihat siapa pun ada di sana. Ya, sosok yang dia khawatirkan lenyap.

“Hmm aneh, baru saja masuk kok sudah menghilang,” kata Kintan berbicara sendiri. Masih di ruang tangga darurat, Kintan menyadari bahwa di bawah kakinya ada sesuatu.

Dia ambil barang tersebut dan dia sadari kalau itu adalah ‘tag’ yang biasa ada di kaki mayat. ‘Tag’ tersebut biasanya bertuliskan nama jenazah lengkap dengan tanggal lahir dan wafatnya.

Singkat cerita, Kintan melaporkan apa yang terjadi ke satpam rumah sakit. Dia ceritakan semua. Sampai satpam bilang, “Kamu berani banget sih ngemil jam 11 malam di basement. Sekarang kan lagi gini situasinya,” kata satpam. “Gini gimana? Mayat hilang?” tanya Kintan. “Iya,” jawab si satpam.

Kintan masih belum melihat ada yang harus dia takuti. Sampai akhirnya Ajeng datang mendekat ke arahnya. Dia ingin meminta maaf.

“Tan, maafin semalem aku pulang duluan, ya, soalnya Anton ternyata bisa jaga malam,” kata Ajeng. Mendengar pernyataan itu, Kintan kaget bukan kepalang. Lantas, siapa suster yang menemaninya semalam?

Hari berikutnya, saat Kintan baru datang untuk bekerja, satpam rumah sakit memberi tahu informasi baru. “Suster, mayat yang hilang sekarang berjumlah 5,” kata si satpam. Mendengar itu, Kintan histeris tidak percaya.

Satpam itu kemudian memberi tahu bahwa saat Kitan ‘off’ kemarin, suster Ajeng turun ke basement lagi. Tahu kabar itu, Kintan langsung menetelpon AJeng tapi sayang tidak diangkat.

“Bapak sudah lapor polisi?” tanya Kintan. Pak satpam pun menjawab, “Belum, soalnya dilarang sama management, takut nama rumah sakit ini jelek katanya. Saya disuru selidiki dulu,” kata satpam. Obrolan di antara mereka berakhir dengan tawaran Kintan untuk mengajak si satpam bertemu dengannya di basement nanti malam.

Momen pertemuan pun terjadi. Satpam itu melihat ada Suster Kintan dan segera mendatanginya. Ruang basement sangat temaram dan satpam itu coba mendekat terus sampai ke arah Kintan yang sedang cuci tangan. Sebelum itu, satpam melihat ada sesuatu yang aneh di dekat tubuh Kintan.

Kintan pun mulai cerita ke si satpam apa yang dia temukan di tangga darurat. Ya, tag mayat yang biasa ada di kaki jenazah. Mengetahui hal tersebut, Jono berkata, “Aduh sus, masa mayat jalan sendiri,” sambil ketakutan.

Setelah cerita itu, tiba-tiba salah satu pintu di basement berbunyi sangat keras. Jono semakin ketakutan. “Sus, lihatin itu siapa,” pinta Jono. “Sini pak ikut saya,” kata Kintan.

Saat terus mendekat ke arah pintu yang terbuka, tiba-tiba Pak Jono melihat ada segerombol bayangan keluar dari kamar jenazah. Kintan dan Jono bukannya lari terbirit-birit, malah menjabani. Ya, mereka datangi kamar mayat tersebut.

Karena penasaran, mereka berdua ternyata ada di belakang rombongan orang-orang yang keluar dari kamar mayat. Ya, Kintan dan Jono ngikutin ‘makhluk aneh’ karena cara jalan mereka tidak seperti manusia biasa.

“Loh, loh, mereka masuk ke rumah angker yang ada di samping rumah sakit,” kata si satpam ketakutan. Kintan menimpali, “Bukannya itu gedung kosong ya pak?” “Iya benar,” kata satpam.

Benar-benar tanpa rasa takut, Kintan memasuki rumah angker yang dimasuki segerombol makhluk aneh nan menyeramkan. Satpam Jono pun ikut di sampingnya.

Jono kemudian sadar di dalam gedung itu terdengar suara nyanyian. Belum sampai mendekat, masih di semak-semak dekat gedung kosong, Kintan berkata, “Pak, saya masuk, ya. Bapak di sini saja hubungi polisi.”

Kintan pun berjalan cepat memasuki gedung tersebut. Saat pintu dibuka, keluar angin yang sangat dingin dan besar menghantam tubuhnya. “Ini fix ada yang aneh, ada 10 sosok mengelilingi wanita. Aku harus mendekat,” kata Kintan dalam hati.

“Ya Tuhan, ini apa? Kenapa gempa bumi! Ah, itu siapa ya? Sosok wanita yang ditengah. Aku harus semakin mendekat,” kata Kintan. “Loh, itu Ajeng! Ajeng, kamu ngapain di situ?” tanya Kintan. Lalu, sosok perempuan mirip Ajeng berteriak, “Pergi…” sambil menghantamkan Kintan ke lantai dengan kencang.

Kisah pun berakhir sampai di sini. Cerita berikutnya bisa Anda dengarkan di Podcast RCTI Plus di series Bulu Kuduk Universe dengan judul “Eps 2 Bayi Baru Lahir Tidak Lagi Menangis”.

Kisah Misteri Kerajaan Inggris Milik Ratu Elizabeth

Kisah Misteri Kerajaan Inggris Milik Ratu Elizabeth

bruening-kaergling – Inggris mempunyai banyak banggunan bersejarah. Bahkan kastil- kastil itu ditempati oleh para anggota kerajaan inggris. Dengan umur yang telah beratus- ratus tahun, rupanya kastil itu menaruh banyak cerita. Tidak lain, cerita mengerikan dari para” penunggu” tidak kasat mata yang terdapat di dalam kastil kerajaan itu.

Dikutip dari People.com, Ratu Elizabeth menggambarkan cerita mengerikan apa yang terdapat di dalam bangunan bersejarah itu. Penasaran seperti apa?

Windsor Castle

Kastil ini sudah jadi headline di beberapa pemberitaan, mulai dari tempat digelarnya pernikahan anggota kerajaan, sampai acara- acara penting yang lain. Tetapi, ternyata para pengunjung kerap hadapi kendala dari penunggu yang tidak terlihat.

Makhluk halus yang terdapat sangat banyak, serta menurut cerita banyak yang melihat penampakan dari King Henry VIII, King George III, serta para abdi kerajaan yang nampak siap sedia berjaga – jaga di zona khusus. Untuk Ratu Elizabeth, sosok itu pasti tidak asing, mereka merupakan bagian dari sejarah Inggris yang sukses sampai saat ini.

Buckingham Palace

Salah satu peninggalan lain di Inggris, tepatnya London adalah Buckingham Palace. Tempat ini telah dihuni oleh keluarga kerajaan sejak 1703. Namun rupanya, bangunan ini tak luput dari kisah misteri. Salah satu kejadian menyeramkan yang terjadi adalah peristia bunuh diri Mayor John Gyne yang meninggal bunuh diri setelah ia bercerai dari sang istri.

Balmoral Castle

Kastil ini adalah bangunan terseram dengan deretan cerita hantu yang banyak tersiar. Tempat ini berada di Skotlandia, di mana sebagai destinasi Ratu Elizabeth dan keluarga untuk menghabiskan liburan musim panas.

Hantu yang kerap terlihat adalah John Bron, seorang mantan pegawai dari Ratu Victoria yang jatuh cinta dan meninggal dunia. Arwahnya kerap terlihat berjalan di koridor menggunakan pakaian tugas semasa ia hidup.

Hampton Court Palace

Berlokasi di London, bangunan ini juga dikenal kerap terjadi penampakan dari istri Henry VIII yakni Jane Seymour yang meninggal dunia satu hari setelah melahirkan sang buah hati. Sosoknya tampak pucat dan terlihat di tangga Silverstick yang tertuju ke setiap kamar.

Kensington Palace

Digunakan sebagai kediaman anggota kerajaan, sosok astral yang sering terlihat adalah Peter the Wild Boy, Princess Sophia, Queen Mary II dan King William III. Bahkan King Geaorge II juga menghantui Kate Middleton dan Prince William.

Kisah Sopir Angkot Semarang Yang Mendapat Penumpang 3 Hantu

Kisah Sopir Angkot Semarang Yang Mendapat Penumpang 3 Hantu

bruening-kaergling – Setiap daerah pasti memiliki kisah misterinya masing-masing, tak terkecuali Semarang. Di ibukota Provinsi Jawa Tengah tersebut sempat ada seorang sopir angkutan kota (angkot) yang mengaku disesatkan oleh hantu pada 2012 silam.

Kala itu Mukharom tengah mengemudikan angkot jurusan Pedurungan, Semarang Barat-Mangkang, Semarang Timur. Di tengah jalan, ia pun dihentikan oleh tiga perempuan yang membawa payung.

Ketiganya berdiri tepat di depan toko Penjahit Eka Karta yang berada di Kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota di Jalan Kiai Saleh, Kota Semarang.

“Saat itu saya langsung berhenti. Tiga wanita menggunakan tiga payung berwarna hitam, hijau dan merah, rambutnya ketiganya panjang. Selama perjalanan ketiga wanita itu tidak mengeluarkan sepatah kata pun, kecuali saat akan naik dan turun,” ungkap Mukharom kepada Merdeka.com.

Berdasar cerita Mukharom, ketiga wanita tersebut naik-turun di tiga lokasi. Pertama, mereka turun di Pasar Bulu di Jalan MGR Soegiyopranoto, Semarang. Kemudian turun lagi di depan Kantor Bank Muamalat di Jalan Pusponjolo, lalu naik lagi. Terakhir turun di Pasar Karangayu.

Saat berada di area Semarang Barat, salah satu dari ketiganya meminta untuk diantar sampai ke rumah sambil menawarkan uang tambahan.

“Mereka bilang, mas anter saya sampai rumah yah, nanti saya tambahin tiga ribu. Saya akhirnya menuruti permintaan ketiga wanita itu. Selama perjalanan saya tidak sedikitpun mengajak atau diajak bicara mereka. Setiap kali melihat kaca spion saya untuk melihat mereka. Ketiganya hanya tersenyum tanpa mengeluarkan kata sedikit pun,” tuturnya.

Akhirnya, mereka pun meminta berhenti di satu wilayah perkampungan bernama Kampung Rorojonggrang, Semarang Barat. Mukharom pun kaget karena terdapat sebuah rumah mewah di sana. Ketiga wanita tersebut pun turun dan memberikan uang yang dijanjikan.

Setelah ketiganya menghilang, bulu kuduk Mukharom langsung berdiri setelah mencium bau menyengat sehingga memancingnya menoleh ke belakang. Sontak, ia pun kaget karena mendapati rumah tadi menjadi sebuah areal pemakaman.

Konon katanya, ketiga wanita tersebut adalah penunggu Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bergota, Kota Semarang. Bahkan, kejadian mistis tersebut tak hanya menimpa Mukharom, tapi juga beberapa sopir angkot lainnya dan tukang ojek.

Kisah Misteri Rahasia Yang Ada Di Gunung Bromo

Kisah Misteri Rahasia Yang Ada Di Gunung Bromo

bruening-kaergling.de – Tidak ada yang dapat menandingi pesona Gunung Bromo. Salah satu gunung dengan pemandangan alam sunrise terindah di Indonesia ini mempunyai daya tarik dan keelokan yang tentu hendak membuat kamu terpana.

Tetapi di balik keelokan Bromo yang telah diakui banyak orang itu, ternyata terdapat rahasia serta mitos- mitos yang tersembunyi rapi di situ. Selayaknya gunung- gunung lain yang tentu mempunyai cerita misteri, di Bromo juga terdapat cerita beraroma misterius yang diyakini oleh masyarakat sekitar.

Selanjutnya inilah beberapa rahasia yang menyelimuti gunung Bromo.

1. Pasir hisap yang membahayakan pengunjung

Kehadiran pasir hisap yang terdapat di area gunung Bromo memang jadi rahasia. Kabarnya, orang tidak sengaja datang pasir itu hendak terhisap ke dalam tanah. Keberadaannya yang misterius membuat wisatawan harus tetap waspada saat liburan ke wilayah wisata yang terletak di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ataupun disingkat TNBTS.

2. Embun membeku di Gunung Bromo

Fenomena embun membeku memang tidak hanya terjadi kawasan Bromo tetapi hampir dibeberapa gunung yang ada di Indonesia. Embun membeku yang dikenal pula dengan sebutan Frost terjadi akibat udara dingin angin Moonson timur yang berembus dari benua Australia.

Keberadaan embun membeku yang menyelimuti wilayah yang berada di sekitar gunung Bromo memang mampu menarik perhatian pengunjung. Meskipun bagi sebagian petani merupakan ancaman yang dapat mengganggu pertanian mereka.

Namun, keberadaan fenomena embun membeku yang terjadi setiap musim kemarau tersebut menjadi pemandangan menarik bagi para pengunjung yang berkunjung pada bulan Agustus sampai dengan bulan September.

3. Kerajaan Jin dengan 18 tingkat di area gunung Bromo

Bila kita sering mendengar cerita tentang keberadaan kerajaan Jin yang tersebar di beberapa gunung yang ada di wilayah Indonesia. Maka, kamu juga akan mendapatkan hal serupa di gunung yang konon diambil dari nama seorang dewa utama dalam ajaran Hindu bernama Brahma atau dieja Brama oleh suku Tengger yang berada di wilayah kawasan gunung Bromo.

Gunung Bromo memang masih mengalami erupsi, namun hal tersebut tidak menghentikan para pelancong yang penasaran dengan keindahan gunung yang konon menjadi kerajaan mahkluk gaib terbesar yang sangat menakutkan. Penduduk sekitar percaya bahwa di gunung Bromo terdapat kerajaan yang memiliki 18 tingkat.

Ki Bromo dipercaya oleh warga setempat sebagai penjaga gunung sekaligus yang membangun kerajaan gaib di gunung Bromo. Mereka juga percaya bahwa letusan besar gunung Bromo adalah bagian dari proses pembangunan kerajaan yang dilakukan Ki Bromo. Meskipun demikian, tetap bersikap bijak dalam menyikapi hal tersebut.

4. Terdapat pusaka di bawah lava gunung Bromo

Menurut cerita yang beredar di Masyarakat. Di bawah gunung Bromo terdapat pusaka yang tersimpan aman. Konon cerita ini berhubungan dengan cerita kerajaan Majapahit yang mencari tempat perlindungan dari musuh-musuh kerajaan yang bersekutu untuk menaklukkan kerajaan Majapahit.

Dari kesamaan budaya yang ada di Bali dan Bromo, konon kerajaan Majapahit terpisah menjadi dua bagian. Dimana satu bagian bersembunyi di kawasan Bromo, sementara yang lainnya menuju ke wilayah Bali. Cerita tentang pusaka sakti itu sendiri konon muncul untuk membantu pasukan Majapahit yang bersembunyi di Bromo. Perihal kebenaran itu sendiri kita serahkan pada Tuhan yang maha tahu.

Kisah Misteri Penggali Kubur Di Salah Satu Makam Di Depok

Kisah Misteri Penggali Kubur Di Salah Satu Makam Di Depok

 

bruening-kaergling – Proses pemindahan makam di TPU Kumpi Saribah, Grogol, Limo Depok sempat membuat petugas tercengang. Sebab dari total 525 makam yang dibongkar untuk dipindah, ditemukan 7 jasad masih dalam kondisi utuh dan bagus.

Nian Darmawan, salah satu panitia pemindahan mengatakan, menurut data yang mereka punya, tujuh jasad yang masih utuh sudah dikubur sejak 22 tahun lalu. “Salah satunya jasad atas nama Samsudin bin Danih. Sudah dikubur 22 tahun tapi masih utuh ketika akan dipindahkan,” katanya, Kamis (20/9).

Dia mengaku tidak begitu hafal identitas tujuh jasad yang masih utuh itu. Namun dia sempat mengingat salah satunya yaitu Samsudin bin Danih.

“Ini sebagai salah satu tanda kebesaran Allah,” ungkapnya.

Dikatakannya, proses pemindahan jasad-jasad itu dilakukan seperti pemakaman baru. Mulai dari disalatkan terlebih dahulu. Kemudian dikafankan kembali.

“Seperti memakamkan baru saja prosesnya sesuai syariat,” ungkapnya.

Nian Aji, warga yang melihat proses penggalian membenarkan adanya jasad yang masih dalam kondisi utuh. Dia menceritakan, ketika jasad itu diangkat dan dipindahkan, ada yang rambutnya masih utuh, tenggorokan masih bagus.

“Kalau kafan memang sedikit rusak,” ceritanya.

Yang dia ingat salah satu jasad yang masih utuh atas nama Yanto. Jasadnya digali sekitar 20 hari yang lalu oleh pihak keluarga ketika mengetahui bahwa makam akan dipindahkan. “Almarhum Yanto sudah lima tahun dikubur tapi masih utuh. Ada jasad lain yang cuma hilang gigi saja tapi yang lain utuh, rambut aja masih ada,” ungkapnya.

Target pemindahan makam tersebut harus selesai sebulan. Oleh karenanya para pekerja melakukan pemindahan makam setiap hari. “Sudah sejak hari Minggu kemarin. Target sebulan selesai karena akan untuk proyek tol,” kata dia.