Mistisnya Gua Panji Landung di Bali

Mistisnya Gua Panji Landung di Bali – Dusun Akah di Kecamatan Klungkung mempunyai sebagian posisi yang menaruh narasi misterius serta kebatinan. Satu di antara lain Terowongan Panji Landung. Tidak banyak yang mengenali posisi terowongan ini. Sebab lokasinya terletak di tengah hutan serta wajib menapaki gerakan bengawan.

Tidak hanya banyak dongeng yang bertumbuh, terowongan ini pula diyakini bagaikan posisi para penekun kebatinan buat mencari” umbi banah”, yang bisa dipakai buat mencegah ilmu gelap serta imunitas dengan cara niskala( Rohani ataupun Abnormal).

1. Wajib menapaki gerakan bengawan bila mau ke sini

Terowongan Panji Lindung terdapat di area Alur Sangging, Dusun Akah, Klungkung. Buat menggapai ke terowongan itu, seorang wajib berjalan kaki menapaki gerakan bengawan. Suasananya sedemikian itu hening, sepi serta temaram sebab sinar mentari terhalang oleh rimbunnya pepohonan kala menyusurinya.

Sedemikian itu datang di posisi, atmosfirnya langsung berganti berhantu. Cuma terdapat suara serangga serta gemericik air, serta gedung pelinggih di bibir terowongan. Terowongan ini mempunyai besar dekat 10 m dengan luas dekat 5 m.

2. Terdapat narasi, kalau terowongan ini dihuni oleh pasutri yang tewas diterjang banjir

Bersumber pada narasi turun menyusut dari warga Dusun Akah, dahulu di dekat Terowongan Panji Landung tinggallah pendamping suami istri. Tetapi di area itu terjalin musibah banjir yang amat besar. Sampai kedua jenazahnya ditemui di area Sanur, Kota Denpasar. Bagi observasi dengan cara niskala, keduanya diyakini oleh warga setempat sedang berdiam di Terowongan Panji Landung.

” Di posisi ini pula ada 3 mata air yang dipercayai bisa memulihkan bermacam penyakit, paling utama penyakit nonmedis,” ucap seseorang penekun kebatinan di Dusun Akah, I Made Golongan.

3. Terowongan ini dijadikan bagaikan posisi para penekun kebatinan buat mencari umbi banah

Untuk para penekun kebatinan, Terowongan Panji Landung tidaklah tempat yang asing. Karena terowongan ini jadi tempat yang penting buat mencari” umbi banah”. Umbi banah dipercayai mempunyai manfaat niskala bagaikan penangkal ilmu gelap serta imunitas. Buat mencari umbi ini pula tidak asal- asalan. Mereka wajib mengadakan ritual khusus. Metode mencari pula wajib mengenakan mulut serta umumnya diperoleh sehabis melakukan ritual.

” Mencari umbi ini wajib melaksanakan ritual khusus,” kata Made Golongan.

4. Posisi ini sempurna buat bersemedi

Tidak hanya itu, Terowongan Panji Landung pula jadi posisi yang penting untuk para penekun kebatinan buat melaksanakan semedi. Lokasinya sepi serta temaram, ditambah terdapatnya dongeng warga, membuat Terowongan Panji Landung amat sempurna untuk orang yang mau meningkatkan asli diri spiritualnya.

” Ke depan tidak menutup mungkin posisi ini hendak diganti jadi destinasi kebatinan di Dusun Akah. Pasti tanpa melenyapkan aura spiritualnya,” tutur Made Golongan.

Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur yang Disucikan

Hotel Grand Inna Bali Beach Sanur yang Disucikan – Belum bulat sebulan, Penginapan Grand Inna Bali Beach( GIBB) Sanur yang terdapat di Jalur Hang Menuang Sanur Kaja, Denpasar Selatan ini dikabarkan hadapi kebakaran 2 kali. Tetapi beruntungnya api yang berkobar di gedung penginapan bintang 5 itu bisa lekas dipadamkan saat sebelum merembet ke gedung yang lain.

Dari amatan di alun- alun, peristiwa kebakaran yang awal terjalin dini bulan Maret, persisnya pada Minggu( 1 atau 3) dekat jam 18. 00 Waktu indonesia tengah(WITA). Kepala Eksekutif( Kalak) Tubuh Penyelesaian Musibah Wilayah( BPBD) Bali, Made Rentin, dikala itu menarangkan kebakaran terjalin di lantai 10 serta sukses dipadamkan memakai perlengkapan pemadam di penginapan itu. Selang sebagian menit, kebakaran kembali terjalin di lantai dasar. Persisnya di bagian laundry penginapan. Api sukses dipadamkan oleh Tubuh Penyelesaian Musibah Wilayah( BPBD) Denpasar.

Peristiwa kebakaran kedua terjalin di Penginapan GIBB itu pada Minggu( 29 atau 3) dekat jam 19. 00 Waktu indonesia tengah(WITA). Api dikenal awal kali timbul di lantai 10 penginapan paling tinggi di Bali itu. Sedangkan pemicu kebakarannya sedang diselidiki. Api sukses dipadamkan sehabis 6 bagian mobil pemadam kebakaran BPBD Kota Denpasar serta Bandel turun ke posisi. Tidak hanya itu, 2 ambulans pula diimpor. Bagi Kepala BPBD Kota Denpasar, IB Joni Arimbawa, butuh durasi sepanjang 1, 5 jam buat mematikan api di gang Bali Hai lift Penginapan GIBB. Untungnya terdapat hydran di lantai atas alhasil menolong cara pemadaman dengan kilat.

“ Besar dibakar lebih kurang 5 X 10 m. Pemicu diprediksi konsleting listrik dari lift di lantai 10, serta merembet ke gang metting Bali Hai,” terangnya, Senin( 30 atau 3) kemudian.

Sepanjang penindakan itu, 3 orang dikabarkan hadapi ketat nafas sebab menghisap kepulan asap yang tebal. Di antara lain Aparat Damkar BPBD Kota Denpasar bernama samaran GS, Pegawai GIBB bernama samaran KA, serta Karyawan GIBB bernama samaran RW.

“ Telah bagus, sebab asap lumayan tebal, telah langsung diberi dorongan zat asam. Terdapat 2 ambulans BPBD serta PMI( Alang Merah Indonesia) di posisi. Naik lewat tangga ke lantai 10( dikala cara pemadaman),” tuturnya.

Terbebas dari peristiwa itu, Penginapan GIBB ini sarat hendak sejarahnya. Penginapan itu sering digunakan oleh Kepala negara Soekarno, serta terdapat kamar spesial buat Istri raja Tepi laut Selatan.

1. Penginapan GIBB ialah anugerah Bung Karno buat Sanur. Luasnya 42 hektare serta mempunyai 10 lantai

Mengungkap Asal usul Penginapan Grand Inna Bali Beach Sanur yang DisucikanIDN Times atau Vanny El Rahman

Dikutip dari web sarasvati. co. id, penginapan GIBB ialah bentuk visi pariwisata yang dirintis oleh Kepala negara Awal Republik Indonesia, Soekarno, dengan arti memajukan Indonesia di bumi pariwisata global.

Dalam novel Bung Karno Si Arsitek( 2004), Yuke Ardhiati, menorehkan kalau satu tahun saat sebelum Keputusan Kepala negara 1959, Soekarno sudah merintis lobi dengan penguasa Jepang terpaut pengembalian anggaran perebutan perang. Sampai terkabul Pakta Akad. Sebagian di antara lain Jepang melunasi US$223 juta sepanjang 12 tahun, menghapuskan pinjaman niaga pihak Indonesia sebesar US$177 juta, serta membagikan dorongan ekonomi US$400 juta. Tercantum GIBB ini, yang ialah cetak biru pembangunan arsitektur, serta ditetapkan pada 1 November 1966 kala Bung Karno dalam narapidana rumah di Balai Yaso, Jakarta.

Penginapan setinggi 10 lantai ini dibentuk tahun 1963 dengan besar tercatat 42 hektare. Dibagi jadi 29 hektare buat zona Menara 10 lantai, 9 hektare buat zona garden, serta 4 hektare buat resorts atau cottages dengan keseluruhan 523 kamar.

Istimewanya, di lobi GIBB dipasang Arca Rajapala buatan Nyoman Nuarta. Arca itu menceritakan pemburu bernama Rajapala yang mencuri pakaian dewi Ken Sulasih sewaktu mandi di mata air bersama temannya.

Kambing Dimangsa Hewan Misterius

Kambing Dimangsa Hewan Misterius – Sebagian kambing di Dusun Kepyar, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, mati dengan situasi memprihatinkan sebab diserbu binatang misterius. Apalagi dalaman kambing- kambing itu lenyap.

Kepala Dusun Kepyar, Mei Rina Tri Purwanti, berkata peristiwa itu telah terjalin semenjak satu minggu kemudian. Terdapat 2 desa yang diserbu binatang misterius itu ialah Desa Kepyar serta Desa Ngandong.

Mei menarangkan dalaman kambing yang mati diserbu binatang misterius itu lenyap. Beberapa pula terdapat yang cuma jeroannya pergi dari perut kambing, tidak lenyap. Sampai dikala ini, bagi ia, terdapat dekat 10 kambing yang mati dampak serbuan binatang misterius itu.

Peristiwa terakhir dikabarkan masyarakat 2 hari kemudian.“ Terdapat kambing yang tidak mati kala diserbu binatang itu. Namun meninggalkan sisa cedera di bagian pukang kambing,” tutur ia dikala dihubungi Solopos. com, Senin( 27 atau 7 atau 2020).

Sampai dikala ini belum terdapat kejelasan tipe binatang apa yang memangsa kambing itu. Beberapa masyarakat beranggapan binatang predator kambing itu ialah anjing hutan. Durasi memangsanya juga diprediksi malam hari, alhasil masyarakat tidak ketahui.

Terdapat Webinar Sampai Penataran pembibitan, Solopos- Bank Indonesia Titel UMKM Virtual Expo Mulai Senin

Mei menarangkan terdapat salah seseorang masyarakat yang memandang binatang misterius itu, namun tidak dapat dikejar. Informasinya binatang misterius itu mendekati anjing.

“ Kepyar itu wilayahnya pegunungan serta hutan. Hingga terdapat asumsi binatang itu anjing alibi,” kata ia.

Berjaga

Bagi Mei, dikala ini masyarakat di 2 desa itu tengah gelisah. Masyarakat yang memiliki kambing beberapa tidak tidur buat berhati- hati biar binatang peliharaannya itu tidak diserbu.

“ Masyarakat pada membawa perlengkapan buat jam binatang. Tidak hanya khawatir binatang diserbu, masyarakat pula takut binatang misterius itu melanda kanak- kanak,” tutur Mei.

Kepala Subbagian Pelestarian Area I Gedung Pelestarian Pangkal Energi Alam( BKSDA) Jawa Tengah, Titi Sudaryanti, berkata grupnya akan lekas menerjunkan personel ke posisi peristiwa terpaut kejadian itu.

“ Kita perintahkan aparat buat memeriksa ke posisi peristiwa,” tutur Titi.

Penemuan Jenazah Pria & Wanita Tanpa Busana di Pelabuhan Merak

Penemuan Jenazah Pria & Wanita Tanpa Busana di Pelabuhan Merak – Temuan jenazah laki- laki serta perempuan tanpa pakaian dalam suatu mobil di Dermaga Merak menggemparkan area dermaga pada Minggu( 26 atau 7 atau 2020) malam.

Polisi turun tangan menyelidiki permasalahan temuan jenazah laki- laki serta perempuan itu serta menguak beberapa kenyataan.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana menarangkan kedua korban ditemui di dalam mobil Toyota Innova pelat BG 1795 J yang terletak di kapal KMP Nusa Putra pada Minggu jam 20. 30 Wib.

Mobil travel itu berawal dari Palembang, Sumatra Selatan, dengan tujuan Jepara serta Blora, Jawa Tengah.

” Kita menemukan informasi dari kapal nusa di bandar 3 kalau terdapat alat transportasi Innova piringan hitam BG ditemui terdapat korban 2 orang tidak hidup tanpa pakaian alhasil kita jalani pengenalan memakai Inafis serta ambulans pastinya kita laksanakan dobrak alat transportasi dari kapal kita amankan di bandar 3 Dermaga merak,” tutur Yudhis dikala dikonfirmasi, Minggu.

Dikutip detikcom, polisi beranggapan laki- laki serta perempuan itu tewas dampak keracunan karbonium monoksida karena dikala kapal melaut keduanya terletak di dalam mobil.

Kedua korban yang bukan pendamping suami istri itu setelah itu dievakuasi ke RSUD Serbu buat diautopsi buat mengenali pemicu kematian.

Ikuti Kenyataan Temuan Bangkai Adam serta Wanita Tanpa Pakaian di Dermaga Merak:

1. Mobil ditumpangi 7 orang

Kapolres Cilegon mengatakan dari hasil investigasi diterima data mobil yang ditumpangi korban mulanya menampung 7 orang.

” Buat penumpang dari penjelasan saksi yang terdapat itu berjumlah 7 orang yang 2 orang korban tewas bumi yang 5 orang pada dikala melaut terletak di dasar kapal tidak di alat transportasi serta dikala ini 5 orang penumpang alat transportasi lagi dicoba pengecekan di KSKP Merak,” tutur ia.

2. Detik- detik temuan kedua bangkai tanpa busana

Kedua badan tanpa pakaian ditemui pada Minggu dekat jam 20. 30 Wib dikala kapal KMP Nusa Putra sangga di bandar 3 Dermaga Merak. Dikala keduanya ditemui berpulang, situasi mobil bernomor polisi BG 1795 J dalam kondisi mesin mobil menyala.

Kedua korban dikenal berpulang sehabis kerabat kerja kapal menemukan informasi dari penumpang lain yang akan masuk ke dalam mobil karena kapal telah sangga serta sedia dobrak.

Tetapi, para penumpang lain terkejut mengalami keduanya dalam kondisi tidak hidup serta tanpa pakaian.

” Pada dikala dicoba kir saksi memandang 2 orang itu telah tidak bernafas dengan situasi tanpa pakaian, berikutnya ahli agama 2 memindahkan alat transportasi itu ke alun- alun parkir bandar 3,” tutur AKBP Yudhis Wibisana, Senin( 27 atau 7 atau 2020).

3. Bangkai laki- laki pengemudi, sang perempuan penumpang

Bangkai pria dikabarkan merupakan pengemudi, sedangkan bangkai wanita yakni penumpangnya. Alat transportasi itu ialah mobil travel dari Palembang, Sumsel, yang akan membawakan penumpang ke Blora serta Jepara, Jawa Tengah.

Situasi kedua bangkai dikala ditemui oleh penumpang lain terletak di jok baris tengah serta separuh bugil.

Korban diprediksi telah tidak hidup dikala kapal sedang melaut dari Bakauheni, Lampung, mengarah Merak, Banten.

4. Bukan Suami Istri

Bukti diri bangkai pria wanita yang ditemui berpulang bugil kesimpulannya terbongkar sehabis keluarga korban menghadiri kantor polisi di Merak, Banten. Kedua korban bukan berkedudukan suami istri.

Tetapi laki- laki serta perempuan itu bersama berawal dari Kecamatan Obor Timur, Ogan Komering Ilir, Sumsel. Bangkai laki- laki bernama S, 54, serta perempuan RW, 33.

” Penjelasan keluarga mereka bukan suami istri, hanya memanglah domisilinya satu kecamatan,” tutur Kapolres Cilegon.

5. Terdapat cedera di perlengkapan vital badan wanita

Hasil visum luar oleh regu inafis Polres Cilegon mengatakan terdapat cedera baret di bagian Miss V korban wanita yang berpulang tanpa pakaian di mobil. Cedera baret itu diprediksi dampak bersetubuh.

” Hasil sedangkan pengecekan luar di Miss V wanita cedera baret diprediksi dampak bersetubuh. Terdapat cedera baret buat visum luar sebab autopsi terkini diawali hari ini, kemarin dokternya tidak terdapat,” tutur Yudhis Wibisana.

6. Langgar ketentuan berlayar

Gedung Pengelola Pemindahan Bumi( BPTD) Area VIII Banten mengatakan pengemudi pria serta seseorang penumpang wanita yang berpulang bugil di dalam mobil dikala bertumpu di Dermaga Merak menyimpang ketentuan.

Mobil yang telah masuk ke kapal harus memadamkan mesin serta penumpang wajib naik ke geladak kapal.

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri( PM) Perhubungan RI No 62 Tahun 2019 mengenai Standar Jasa Minimun Angkutan Penyeberangan. Penumpang tidak diperbolehkan terletak dalam alat transportasi terlebih mesin alat transportasi dalam kondisi hidup sepanjang kapal melaut. Karena, dikala mesin menyala gas karbonium monoksida yang diperoleh alat transportasi dapat mencelakakan penumpang.

” Sepanjang menyeberang itu alat transportasi wajib memadamkan mesin, kedua, penumpangnya wajib naik ke geladak penumpang,” tutur Kepala BPTD Area VIII Banten, Nurhadi pada reporter di Merak, Senin.

7. Travel hitam Palembang ke Jateng

Polisi melaporkan mobil yang bermuatan 2 orang berpulang bugil di Dermaga Merak, Banten ialah travel hitam.

” Alat transportasi itu ialah travel hitam dari Palembang mengarah ke Blora serta Jepara,” tutur Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana

8. Polisi beranggapan korban keracunan karbonium monoksida

Kedua korban yang ditemui berpulang tanpa pakaian di Dermaga Merak diprediksi keracunan karbonium monoksida. Hasil itu dikeluarkan oleh Bagian Pengenalan Satreskrim Polres Cilegon saat sebelum diautopsi serta dibawa ke rumah sakit. Di badan korban laki- laki bernama S tidak ditemui lebam serta isyarat kekerasan.

Pengecekan dicoba dengan tata cara percobaan kualitatif dengan metode mengombinasikan formalin dengan darah korban. Perihal itu buat mengenali kandungan toksin karbonium monoksida( CO).

” Dengan hasil bongkahan darah bercorak merah kecoklatan, diprediksi kematian korban sebab keracunan karbonium monoksida,” tutur Yudhis Wibisana.

Adu Mulut, Suami Sampai hati Jotos Istri sampai Masuk RS

Korban wanita pula diprediksi hadapi perihal seragam dengan sahabat prianya, ialah keracunan karbonium monoksida di dalam mobil.

Polisi tidak memohon penjelasan lebih dalam sebab tidak ditemui faktor kejahatan. Polisi cuma memahami pemicu kematian keduanya yang ditemui berpulang bugil di dalam mobil.

Hasil visum sedangkan pula melaporkan korban tewas dalam bentang durasi 2- 12 jam. Bila didapat durasi minimun, korban tewas dalam ekspedisi dari Bakauheni ke Merak. Durasi melaut Bakauheni- Merak dikenal 2 jam dengan durasi sangga tiap- tiap dermaga 30 menit.

Kisah Misteri Lukisan Terkutuk Peminta Tumbal

Kamu tentu telah kerap mengikuti mengenai cerita rumah berpuaka. Ataupun mainan yang hidup kala Kamu tengah tidur. Tetapi, gimana dengan gambar terkutuk yang mengutip nyawa banyak orang?

Dilahirkan oleh artis Bill Stoneham, wujud dalam gambar The Hands Resist Him disebut- sebut bisa hidup serta pergi dari gambar itu. Gambar itu membuktikan seseorang anak yang berdiri di ambang pintu dengan boneka perempuan di sisinya. Sedangkan di balik mereka, ada jendela dengan banyak tangan yang melekat.

Narasi bertumbuh seram. 3 orang yang melaksanakan kontak langsung dengan gambar ini, berpulang misterius dalam durasi satu tahun. Mereka ialah owner galeri dikala gambar itu awal kali diperlihatkan, komentator seni yang awal kali membahas gambar itu, dan orang yang bawa gambar itu kembali.

Gambar itu setelah itu dibiarkan di tempat pembuatan bir di California. Gambar ini menarik atensi banyak orang pada tahun 2000 sehabis pemiliknya yang terkini menggambarkan kalau kamera di tempatnya membekuk wujud seseorang anak yang pergi dari gambar itu, dituntut wanita kecil dengan beceng di tangan. Malahan, gadis sang owner kerap meringik kalau kanak- kanak dalam gambar itu senantiasa berupaya mengajaknya masuk ke dalam gambar.

Bagi Stonehamstudios, Kamis( 09 atau 07 atau 2016), gambar itu setelah itu bertukar- tukar kepemilikan dengan kisah- kisah abnormal yang mengiringinya. Saat ini gambar itu dipunyai oleh Kim Smith. Kim menaruh gambar itu di galerinya walaupun mengikuti rumor seram itu.

Sedangkan artis yang melukis gambar terkutuk itu pula sudah membuat 2 gambar lain bagaikan sekuelnya yang tidak takluk seram.

Misteri Penemuan Kerangka 800 Bayi di Septic Tank Panti Asuhan

Sebesar 796 bagan anak ditemui di septic tank di sisi rumah sisa panti ajaran di Irandia. Temuan itu menaikkan memo asal usul mengenai kasus mengangkat di Tuam, antara tahun 1925- 1961.

kerangka itu ditemui oleh ahli sejarah lokal, Catherine Coless dikala beliau menyelidiki web memiliki di Tuam, County Galway. Kokoh asumsi kerangka itu kepunyaan kanak- kanak yang sempat bermukim di situ sepanjang 36 tahun berdiri.

Tuam merupakan panti ajaran yang spesial menampung kanak- kanak terlantar sampai mereka diadopsi. Mayoritas kanak- kanak berawal dari korban perpisahan serta yang ditinggal mati orang tuanya.

Informasi terkini membuktikan, banyak kanak- kanak yang tewas di panti ajaran itu. Kanak- kanak yang mati setelah itu dikubur di sisi rumah tanpa terdapat hidmat yang pantas, boks mati ataupun batu batu kubur.

” Mereka mati sebab banting, tegang, TBC, gastroenteritis, serta penumonia,” ucap Coless.

Seseorang bunda bernama Brideget Dolan sempat menaruh 2 anak laki- lakinya di Tuam. Putra pertamanya bernama John Desmond Dolan dikabarkan tewas sebab penyakit banting pada Juni 1947. Kemudian putra keduanya William Joseph Dolan dibilang tewas pada tahun selanjutnya tanpa pesan kematian.

” Aku cuma mau ketahui apa yang terjalin pada keduanya. Mereka tidak sempat kembali,” ucapnya.

Sedangkan itu, seseorang perempuan berumur 85 tahun yang cuma ingin diucap dengan julukan Mary menggambarkan situasi panti ajaran itu. Mary merupakan salah satu anak yang tertinggal yang sempat dibesarkan panti ajaran itu.

” Saya ingat di situ terdapat auditorium besar. Di dalamnya penuh dengan kanak- kanak yang kotor serta pucat. Terdapat lebih dari 100 anak dengan 3- 4 biksuni,” ucapnya mengawali narasi.

” Gedung itu amat berumur dengan bilik batu besar.”

” Kala kita lagi makan di gang yang besar, mereka berikan kita sup dari kuali besi besar. Yang aku ingat, sup itu busuk. Tetapi itu lebih bagus dari kita kelaparan,” ucapnya.

Mary pula berkata kanak- kanak di situ tidak sering dimandikan. Busana lazim dikenakan sepanjang berminggu- minggu. Rumah membimbing Tuam mengadopsi dekat 40. 000- 60. 000 kanak- kanak. Panti ajaran Tuam setelah itu ditutup pada tahun 1961 sebab ikut serta kasus mengangkat.

Kokoh asumsi, kerangka itu merupakan kerangka kanak- kanak yang tewas sebab sakit serta dikubur sedemikian itu saja di balik panti ajaran.

Kisah Misteri Jembatan Gondolayu di Jogja

Jogja bagaikan kota adat memiliki segudang cerita legendaris yang diketahui dari dahulu sampai saat ini. Mulai dari narasi dongeng sampai barisan cerita misterius. Bagaikan‘ ibukota’ kultur Jawa, tidak abnormal memanglah jika Jogja memiliki banyak cerita rahasia. Paling utama yang menyangkut gedung lama ataupun tempat- tempat yang umurnya telah berumur.

Salah satu cerita yang lumayan legendaris di Jogja merupakan rahasia Jembatan Gondolayu. Jembatan ini terletak di Jalan Urip Sumoharjo, mengaitkan Monumen Jogja serta area Kotabaru. Jembatan yang umurnya telah lebih dari 100 tahun ini nyatanya memiliki banyak cerita rahasia yang pantas disimak. Semacam apa kisahnya? Ayo ikuti keterangan Hipwee Horor malam ini.

Asal usul jembatan Gondolayu telah berasal semenjak era Perang Jawa ataupun Perang Diponegoro dekat tahun 1840- an

Pada era itu jembatan Gondolayu sedang berbentuk jembatan bambu. Sebagian puluh tahun setelah itu dibangunlah jembatan dengan pondasi batu di situ. Dikenal jembatan Gondolayu cocok dengan bahasa Jawa ialah menggonggong serta cantik. Menggonggong berarti bawa. Cantik berarti perempuan menawan. Mengapa dikenal begitu? Ayo kita telusuri sejarahnya.

Jembatan ini saat ini jadi tempat nangkring anak belia. Sementara itu cerita di baliknya lumayan legendaris walaupun lumayan tragis

Dihimpun dari novel Jogja Hidden Story, dikala cara pembangunan Jembatan Gondolayu ini terdapat cerita mengenaskan yang sesungguhnya tidak pantas dikisahkan. Pembangunan jembatan ini memerlukan tolak bala sejodoh bujang serta gadis dan mempelai yang terkini saja penawaran qabul. Ratmi serta Ngatino, pendamping yang terkini saja menikah langsung dijemput menuntut angkatan Belanda. Mereka diikat serta disumpal mulutnya. Kemudian mereka dilempar ke dasar pondasi serta diuruk dengan material batu serta semen. Mereka dijadikan tolak bala supaya jembatan Gondolayu dapat kuat berdiri sampai dikala ini. Suatu narasi yang lumayan memasygulkan serta mengenaskan.

Terdapat pula babad Yu Djiyem, seseorang pedagang jamu yang diperkosa kemudian dihabisi di dekat Jembatan Gondolayu. Hingga dikala ini, makhluk halus Yu Djiyem sedang berkeliaran di dasar jembatan

Cerita terdapat pedagang jamu kisaran pada tahun 1915 bernama Yu Djiyem. Sesuatu malam, di atas jembatan Gondolayu Yu Djiyem dihadang 5 pria yang bernit kejam kepadanya. Beliau juga dibawa ke pinggir bengawan Code sisi timur kemudian beliau diperkosa beramai- ramai. Setelah itu Yu Djiyem dibuang ke bengawan bersama dagangannya buat melenyapkan jejak. Tetapi siangnya, masyarakat Sayidan terkejut kala menciptakan jenazah Yu Djiyem. Penampakan Yu Djiyem juga kerap timbul di dasar jembatan dengan wajah awut- awutan serta pakaian yang terkoyak- koyak. Hingga saat ini dongeng Yu Djiyem sedang diyakini sebagaian warga, perihal ini sebab banyak orang yang sempat memandang penampakan Yu Djiyem.

Kisah Sewu Dino ini berawal ketika Sri tengah mencari pekerjaan demi keluar dari jerat kemiskinan

Berasal dari mencari profesi, Sri, Dini serta Erna masuk ke rumah seorang bunda yang bernama Bunga Krasa. Pada awal mulanya mereka beranggapan akan kegiatan bagaikan pembantu. Tetapi nyatanya tidak seluruhnya sedemikian itu. Perihal ini terasa aneh sebab Sri saja ditawari pendapatan 5 juta per bulan. Sementara itu dikala itu sedang tahun 2001 serta beliau hanya memohon 700 ribu. Profesi apa yang hendak mereka jalani? Mereka bertiga memiliki kecocokan, lahir di Jumat Kliwon.

Sepakat dengan akad itu, Sri, Dini serta Erna dibawa ke tengah hutan. Di tengah hutan rimbun terdapat suatu pondok yang lumayan buat bulu gitok merinding. Mereka disambut oleh eyang berumur renta bernama Mbah Tamin. Mereka juga dipaparkan tugasnya ialah menjaga seseorang wanita bernama Dela. Tetapi situasi Dela lumayan memprihatinkan serta beraroma anyir. Dela terletak di dalam keranda bangkai yang dibuat dari bambu kuning. Tubuhnya penuh bisul serta buduk, dan perutnya gendut. Kewajiban sangat dasar merupakan membasuh Dela serta mengubah bajunya dengan ketentuan tangan serta kakinya diikat. Walaupun mereka mual kala wajib melaksanakan profesi ini, tetapi sebab telah terdapat akad tadinya, jadi mereka wajib menerimanya.

Sesuatu hari Mbah Tamin ingin berangkat sesaat. Beliau mengamanatkan supaya Sri tidak membukakan pintu bagus siapapun yang mengetuk pintunya

Dikala Sri membasuh Dela, beliau kurang ingat mengikat tangan serta kakinya. Dela juga bangun serta bilang,‘ kamu seluruh hendak mati, tidak lama waktunya.’ Erna serta Dini terkejut serta menolong Sri mengikat kakinya lagi. Tidak lama setelah itu terdapat gedoran pintu kuali. Beliau ingat jika janganlah hingga bukain pintu. Terus menjadi cepat gedorannya, Erna juga lekas membuka pintu. Serta betul, Mbah Tamin yang terdapat di hadapannya. Mbah Tamin juga justru membuka jalinan Dela serta mengelus- elus seakan buah hatinya. Beliau kemudian mengajak Sri pergi serta membuktikan kalau di sekitar rumah itu terdapat ratusan ataupun ribuan insan ghaib yang sudah mengepung.

Terdapat yang separuh tubuh, wajah sirna, serta bermacam tipe insan yang lain.

‘ Kalian sedang sangat belia buat sangat mengerti perihal ini,’ ucap Mbah Tamin.

Keesokan paginya, Sri yang kian penasaran bingung kala paginya Mbah Tamin tiba. Nyatanya Mbah Tamin mulanya malam tidak kembali. Insan yang menyamai Mbah Tamin telah tidak terdapat di kamar. Kamar Mbah Tamin telah diacak- acak serta terdapat batu batu kubur bercatat KELUARGA ATMOJO. Atmojo merupakan keluarga Dela. Mbah Tamin juga marah sebab insan asing masuk rumahnya.

Sri berprasangka kalau yang melaksanakan teluh merupakan Mbah Tamin. Beliau juga mencari mengerti di kamar serta di hutan dekat situ

Sesuatu malam Mbah Tamin berpamitan minta diri buat berangkat serta balik lusa. Beliau kembali mengamanatkan janganlah bukakan pintu serta janganlah kurang ingat mengikat kaki Dela. Sri memiliki peluang buat mencari mengerti siapa sesungguhnya laki- laki berumur itu. Kala malam, Dela bangun serta buat Sri terkejut. Ia memohon Sri buat berangkat ke tumbuhan beringin di hutan buat mengutip kotak di dasar tumbuhan itu.

Paginya, Sri menciptakan tumbuhan beringin besar serta beliau menciptakan batu batu kubur bertuliskan DELA ATMOJO. Beliau berasumsi Dela sudah mati. Kemudian beliau gali serta menciptakan suatu kotak bermuatan baji jagor( boneka teluh) yang dililit serupa rambut. Beliau kian percaya teluh ini merupakan kerjaan Mbah Tamin. Boneka teluh kemudian beliau membawa ke dalam rumah. Ngerinya, dikala Dini membasuh Dela, beliau mengerkah kuping Dini sampai berdarah- darah. Kemudian Dela bilang pada mereka,‘ durasi kamu tidak banyak lagi, 1000 hari telah sesaat lagi!’ Beliau kemudian angkat kaki ke dalam hutan. Di hutan, Dela berkata pada Sri kalau siapapun yang melepas rambut di boneka teluh itu, santetnya hendak beralih ke ia. Serta betul saja, Erna ditemui mati dengan kepala retak sebab beliau menciptakan boneka itu di kamar Sri kemudian beliau lepaskan lilitan rambut dan membantingnya ke lantai. Erna tewas bumi dengan muntah darah.

Sri serta Dini dibawa alih ke suatu rumah berumur yang suasananya serem sangat. Mereka ingin mundur tetapi khawatir jika justru jadi korban berikutnya. Kesimpulannya mereka lanjut kegiatan di sana

Pendek narasi, Dela dapat dipulihkan dengan ketentuan boneka teluh 1 lagi ditemui. Perihal ini supaya dapat membalas teluh ke pelakon teluh yang diucap keluarga Kuncoro. Sehabis ditemui oleh Mbah Tamin serta Dini, kemudian diadakan suatu ritual. Mbah Tamin menggali 3 gohong lahat buat Dela, Dini serta Sri. Sehabis masuk ke gohong, Sri merasa kesakitan yang amat akut. Sakit yang sangat hebat serasa dicabik- cabik serta nyawanya seakan ingin bebas. Beliau pula mengikuti jeritan Dela serta Sri. Dikala ritual itu, timbul 2 insan seram, yang satu berbentuk wanita tanpa kaki serta berlidah jauh bernama Sengarturih serta pria dengan kaki jauh bernama Banarogoh.

Suara Sri menggelegar, mereka bersama berteriak, tetapi, terdapat suara lain yg beliau dengar. Suara seseorang adam, beliau tidak cuma berteriak, beliau memaki caci dengan suaranya yg gemetaran. Suatu suara asing yg tidak dikenal darimana datangnya. Seperti itu sang pengirim teluh, keluarga Kuncoro.

Sri mengenali jika sesungguhnya tidaklah keluarga Atmojo yang disantet, melainkan keluarga Atmojo lah yang jadi pelakon santetnya

Sehabis peristiwa seram itu, Sri mengenali jika nyatanya Jumat Kliwon tidaklah weton yang serupa dengan Dela, melainkan weton yang serupa dengan Kuncoro, keluarga yang menyantet keluarga Atmojo. Tetapi di balik itu sesungguhnya beliau ketahui jika Kuncoro lah sesungguhnya yang disantet oleh keluarga Atmojo.

Kuncoro, apakah itu julukan keluarga yg semuaya telah kamu habisi, serta buat membalasnya, beliau hingga berkenan menggadaikan nyawanya supaya keluarga Kamu menyambut jawaban.

Sengarturih serta Banarogoh merupakan piaraan Kamu, yang kamu peruntukan perlengkapan buat menghabisi seluruh keluarga Kuncoro, tetapi warnanya generasi terakhirnya dapat membekuk Banarogoh. Kemudian menggunakanya supaya Sengarturih dapat menganiaya Dela, bagaikan gantinya, beliau yg menyambut seluruh dosanya.

Kala Sri bilang ke Mbah Krasa, beliau terkejut. Kemudian bilang demikian ini pada Sri.

Kalian ingin mati saat ini ataupun mati di rumah, Nduk?

Hening, nyawamu sangat bernilai sebab telah menolong sepanjang ini.

Malam itu pula, Sri diantar kembali serta diantar supirnya Mbah Bunga Krasa. Supirnya menceritakan ke Sri jika ia yang memasang boneka teluh ke keluarga Kuncoro hingga mereka tewas seluruh. Tadinya beliau kegiatan pada Kuncoro tetapi balik gagang ke keluarga Atmojo. Beliau dikenai teluh Sewu Dino, yang maksudnya teluh yang buat satu keluarga tewas dalam 1000 hari. Sebagian hari setelahnya, di depan rumah Sri terdapat setumpuk duit yang banyak sekali jumlahnya. Tetapi oleh Sri duit itu justru dibuang.

Misteri Hilangnya Penjaga Kapal di Sampit

Warga Dusun Berhasil Kelapa, Kecamatan Mentaya Ambang Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mencari seseorang pengawal kapal bernama Nyaman( 30) yang lenyap dikala kapalnya bertumpu di Bengawan Mentaya.

” Warga belum membenarkan apakah korban karam ataupun semacam apa, sebab tidak terdapat saksi yang memandang ia jatuh ke bengawan. Tetapi, pencarian memanglah dicoba di bengawan,” tutur Camat Mentaya Ambang Selatan Muhammad Huzaifah, di Sampit, Senin( 19 atau 3 atau 2018).

Bagi data, Nyaman tidur di kapal bersama 2 rekannya, ialah Supriansyah serta Saub. Kapal pengangkut ikan berdimensi lagi itu bertumpu di Dusun Berhasil Kelapa, Kecamatan Mentaya Ambang Selatan.

Dekat jam 03. 00 Wib, salah satu kawan mereka tersadar serta sedang memandang Nyaman lagi tertidur. Tetapi, dikala mereka bangun dekat jam 04. 00 Wib, Nyaman telah tidak terdapat lagi di kapal.

Supriansyah serta Saub mencari Nyaman, tetapi tidak pula ditemui. Mereka setelah itu naik ke bumi serta mencari ke beberapa tempat, tetapi Nyaman belum pula ditemui.

Masyarakat Sisir Sungai

Beberapa masyarakat setelah itu berinisiatif melaksanakan pencarian di bengawan dengan menelusuri perairan di area itu memakai kelotok ataupun perahu konvensional. Polisi yang menemukan informasi itu pula tiba ke posisi melaksanakan pencarian bersama masyarakat.

” Data dari orang tuanya, ia( Nyaman) itu memanglah tidak dapat berenang. Sebab itu pencarian itu pula dicoba di bengawan, tetapi belum terdapat hasil,” tutur Huzaifah begitu juga dikutip Antara.

Pihak keluarga berambisi Nyaman lekas ditemui, apa juga keadaannya. Beberapa posisi yang kerap dikunjungi Nyaman pula ditilik dengan impian Nyaman ditemui.

Sampai informasi ini terbuat Senin petang, Nyaman belum pula ditemui. Polisi bersama masyarakat sedang melaksanakan pencarian di bengawan dekat tempat kapal yang dinaiki Nyaman bertumpu.

Pencarian dicoba dengan menelusuri sisi- sisi bengawan berspekulasi arus bengawan bila Nyaman memanglah jatuh ke bengawan. Regu wajib bertugas keras, mengenang Bengawan Mentaya lumayan luas, dalam, serta arusnya lumayan kencang.

Sambut Pagi dengan Misteri Pohon Keramat yang Tumbuh di atas Batu Purba

Satu batang tumbuhan Lulur( Ganophyllum falcatum) menjulang besar kolam tower. Beliau berkembang di atas web Watu Menumpang, suatu busut kecil gundukan bebatuan di Dusun Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah.

Posisinya yang istimewa buatnya nampak lemah. Siapapun yang melihatnya awal kali, tentu takut beliau hendak rebah.

Alasannya, tumbuhan ini seakan cuma diletakkan sedemikian itu saja di atas busut bebatuan. Namun, kebingungan itu dimentahkan. Sepanjang ratusan tahun, tumbuhan ini sudah terdapat serta tidak sempat rebah.

Apalagi dikala angin Langkisau memporakporandakan Karangsambung, Kebumen, dekat 10 tahun kemudian, tumbuhan ini sanggup bertahan. Cuma satu di antara 3 batang kuncinya yang patah.

Batang berdiameter 80- an sentimeter itu jatuh ke laman langgar. Tidak terdapat satu juga masyarakat yang terluka. Juga tidak terdapat rumah serta gedung cacat. Sementara itu, tumbuhan ini dikelilingi rumah- rumah masyarakat.

Keanehan- keanehan ini membuat web Watu Menumpang luang dikeramatkan. Beliau jadi pepunden. Dalam khazanah Jawa, pepunden merupakan tempat bertuah buat bersemedi serta berharap masyarakat Kebumen di era kemudian.

Di salah satu bagian gundukan batu, terdapat jelukan seukuran laki- laki berusia. Posisinya menjorok. Di tempat itu lah, banyak orang berharap ataupun bersemedi.

” Terdapat yang mau lolos tes sekolah. Terdapat pula yang bisa jadi mau kedudukan,” tutur seseorang masyarakat Karangsambung, Kebumen, Sutrisno, pada Liputan6. com, sebagian durasi kemudian.