Misteri Di Jalan Ring Road Madiun

Misteri Di Jalan Ring Road Madiun

bruening-kaergling.de – Jalan lingkar (ringroad) Madiun sering menjadi tempat terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Banyak orang yang mengaitkan lakalantas itu dengan cerita mistis yang menyelimuti jalan tersebut.

Akun Youtube @MedhioenaeOfficial, Minggu (12/1/2020) mengunggah video yang mengulik kisah misteri jalan tersebut. Berikut kisah misteri yang diceritakan dalam video tersebut:

Hana, seorang narasumber yang diwawancarai oleh host akun Youtube @medhioenaeOfficial, mengungkapkan bahwa dulunya ringroad adalah jalan raya biasa yang dilintasi rel kereta api.

Namun pada tahun 1990 terjadi suatu kecelakaan di jalan tersebut yang menyebabkan seorang wanita meninggal dunia. Wanita itu tewas tertabrak kereta api. Setelah itu, muncul kabar arwahnya bergentayangan. Ia sering menampakkan diri di tepi jalan tersebut.

Desa Tak Kasat Mata

Konon katanya, di jalan menikung sebelum jembatan ringroad terdapat desa tak kasat mata. Desa itu dihuni oleh makhluk gaib. Padahal, jika dilihat oleh mata manusia daerah tersebut adalah alas.

Tikungan dekat SMAN 3 Madiun yang sekarang berubah menjadi SMAN Taruna ternyata ada penunggunya. Penunggu jalan tikungan tersebut adalah siluman naga berkepala ular.

Namun, menurut Hana, siluman tersebut tidak mengganggu pengendara yang lewat. Ia hanya menjaga daerah tersebut.

Beberapa kasus kecelakaan memang sering terjadi di daerah ringroad. Salah satu kasusnya adalah kecelakaan tunggal sampai mengakibatkan mobil terbalik.

Melansir dari solopos.com, kecelakaan tersebut terjadi pada awal tahun 2020. Kecelakaan itu disebabkan pengemudi mengantuk hingga menabrak median jalan.

Mobil Toyota Etios Valco berpelat nomor D 1021 ABM itu dikemudikan Danu. Ia bersama istri dan anaknya saat itu hendak pulang dari Karawangan, Jawa Barat ke rumahnya di Kediri, Jawa Timur.

“Tiba-tiba mobil sudah terbalik. Tidak sadar saat itu,” kata dia.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun, penumpang mobil tersebut mengaku syok.

Kisah Misteri Menyeramkan Di Monumen Kresek Madiun

Kisah Misteri Menyeramkan Di Monumen Kresek Madiun

bruening-kaergling.de – Monumen Kresek di Madiun, merupakan pengingat kebrutalan PKI yang membantai korbannya. Tak sedikit korban yang dibantai dengan cara dipenggal kepalanya.

Konon di lokasi Monumen Kresek ini, pada malam hari kerap muncul penampakan pasukan yang berbaris tanpa kepala. Cerita penampakan pasukan berbaris tanpa kepala, meluncur dari mulut Dwi Atmanto, penjaga Monumen Kresek. Dwi Atmanto yang menjadi penjaga Monumen Kresek selama 25 tahun.

“Sejak monumen diresmikan, saya menjadi penjaga di Monumen Kresek. Status saya sekarang Pegawai Negeri Sipil di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkab Madiun,” kata Dwi Atmanto, Selasa, 29 September 2015.

Selama menjadi penjaga, Atmanto sering mengalami hal aneh yang berbau gaib mistis di lokasi monumen. “Sebagaian penampakan, sepertinya merupakan dari korban keganasan PKI. Malam-malam saya sering berkeliling ke monumen ini sendirian. Rumah saya kebetulan tidak jauh dari lokasi monumen ini,” katanya.

Saat seperti itu, ia sering melihat penampakan yang tidak lumrah. “Hanya bayangan sosok saja, seperti orang berbaris tetapi tanpa kepala. Suaranya jelas seperti orang berbaris,” ujarnya.

Pengalaman mistis lain yang pernah dialami, adalah suara mesin pemotong rumput. “Saat saya berada di gudang penyimpanan, tiba-tida di luar saya dengar mesin pemotong rumput menyala sendiri. Padahal saya tahu pasti, tidak ada orang lain selain saya. Dan ketika saya keluar gudang, memang tidak ada orang lain selain saya,” katanya menerangkan.

Bukan hanya itu, suara-suara aneh pun sering terdengar dari lokasi monumen. “Kalau penampakan berbentuk hantu pocong dan sebagainya, saya juga sering mengalami,” ujar bapak dua anak ini.

Selain Atmanto, banyak juga pengunjung yang mengalami hal serupa. Bahkan ada pula yang kesurupan setelah berkunjung dari Monumen Kresek ini. “Kalau pengunjung yang mengalami kesurupan, biasanya mereka melakukan hal-hal tidak senonoh saat berkunjung ke Monumen Kresek. Ketika pulang ada yang kesurupan sampai sebulan. Hal-hal tidak senonoh yang dilakukan di Monumen Kresek, diceritakan semua saat kerusupan,” kata Atmanto.

Untuk itu, kepada pengunjung, Atmanto berpesan agar menjaga tindak tanduknya sat berada di lokasi monumen. “Orang yang sering berkata jorok atau mengumpat, biasanya mereka akan terkena sial. Begitu juga dengan orang yang berniat jelek seperti akan berbuat tidak senonoh di monumen. Banyak juga yang datang dengan pikiran kosong dan sering melamun, cepat sekali kesurupan,” ujarnya menambahkan.

Atmanto tidak menampik banyak muda mudi yang datang ke lokasi ini untuk berpacaran. Tetapi mereka yang berpacaran melewati batas, akan terkena dampaknya.

Misteri Gerbang Gaib DI Pantai Selatan

Misteri Gerbang Gaib DI Pantai Selatan

bruening-kaergling.de – Cerita tentang Kanjeng Ratu Kidul tidak dapat lepas dari pantai Parangkusumo yang lokasinya 30 km dari Yogyakarta.

Konon, pantai itu dianggap keramat karena dipercaya sebagai gerbang menuju Kerajaan Laut Selatan.

Misteri Laut Selatan

Laut Selatan diselimuti banyak misteri sebab ganasnya laut memunculkan bermacam musibah di situ. Tetapi, dongeng kalau kejadian di laut berkaitan dengan Ratu Kidul nyatanya dapat dipaparkan dengan cara objektif.

Aryo mengatakan, bersumber pada sebagian amatan, banyak korban berguguran di situ sebab arusnya memang kencang.

“Kalau bawa botol kosong, lemparkan ke salah satu sudut laut, jika botol terapung dan kembali ke pantai, arus lautnya minimal. Kalau botol terus terbawa ke tengah laut, lokasi itu punya arus laut tinggi.”

Sedemikian itu pula mengenai larangan mengenakan pakaian hijau di tepi laut selatan yang kabarnya diakibatkan warna itu sama dengan Ratu Kidul.

Mengutip Pram, Aryo berkata, warna hijau sama dengan sebentuk VOC.”Larangan itu dibuat agar orang-orang melupakan keterkaitan antara warna hijau dengan seragam VOC,” katanya.

Ia pula mangulas mengenai gambar Nyi Roro Kidul yang terbuat oleh Maestro Basoeki Abdullah.

Basoeki, tutur Aryo, melukis Ratu Kidul bersumber pada asumsi banyak orang jika wujud itu mempunyai bentuk wajah yang menawan. Ia memilih seorang istri dokter bernama Nyonya Harahap selaku model buat gambar ratu Kidul.

“Setelah lukisan jadi, tak lama kemudian Nyonya Harahap meninggal karena sakit kanker. Semula, Basoeki anggap itu kebetulan,” katanya.

Ia mengutip buku biografi Basoeki Abdullah dari Agus Ikhlas hati, ahli menggambar itu membuat sebagian gambar ratu Kidul lain dengan bentuk yang berbeda.” “Pas lukisan jadi, modelnya sakit atau meninggal.”